WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Rapat Kerja Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (Raker IKKB) Periode 2026-2031 di The Tavia Heritage Hotel, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengusung tema 'Mempererat Solidaritas, Memperkuat Kolaborasi dan Meningkatkan Kontribusi Bagi Kemajuan Organisasi Serta Pelestarian Budaya Kalimantan Barat'.
Ketua Umum IKKB periode 2026-2031, Dean Arslan mengatakan, IKKB berkomitmen untuk ikut menyukseskan
Sustainable Development Goals (SDGs) agar Kalimantan Barat semakin maju dan sejahtera warganya.
"Jadi kita ingin perusahaan-perusahaan di Kalimantan Barat juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah," kata Dean Arslan, Sabtu (18/7/2026).
Dia menjelaskan, kelestarian alam dan budaya di Kalimantan Barat juga harus terus dapat dijaga. Pembangunan yang dilakukan juga harus memperhatikan ekologi.
Baca juga: Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
"Persoalan lingkungan hidup juga menjadi konsern kita agar alam di Kalimantan Barat bisa tetap terjaga," terangnya.
Ketua Harian IKKB, Budi Siswanto menegaskan, IKKB terus mendorong generasi muda untuk berkontribusi dan mengambil peran. Setelah pengukuhan pengurus IKKB periode 2026-2031 pada di 3 Mei lalu beberapa perwakilan mahasiswa Kalimantan Barat sudah berjumpa, khususnya kemarin dengan ikatan mahasiswa Kalbar.
"Insya Allah dalam Raker ini akan kita putuskan karena kita juga ada bidang pemuda dan keolahragaan," ungkapnya.
Komisaris PT Integrasi Transit Jakarta ini memaparkan, hasil Raker nantinya juga akan disosialisasikan kepada mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat.
"Kita tentu akan mengajak adik-adik kita, teman-teman mahasiswa pemuda Kalbar yang ada di Jakarta yang mereka masih kuliah. Mereka harus berdaya guna bukan hanya untuk dirinya, tapi juga daerahnya, Kalimantan Barat," ucapnya.
Sekretaris Umum IKKB, Mitha Djawari memastikan, Raker ini juga akan membahas perlunya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Untuk UMKM ini kita sudah melakukan beberapa program-program yang akan dilaksanakan dan penggerak utamanya adalah anak muda di bawah usia 30 yang kebetulan sudah memiliki usaha lebih dari 30 outlet," bebernya.
Ia menyampaikan, ada dua anak muda percontohan asli dari Kalimantan Barat yang nanti akan membina pengusaha-pengusaha lain yang di Jakarta agar bisa ikut maju.
Sementara itu, Ketua Panitia Raker IKKB, Liana Yanis Chaniago menyebut, Raker juga akan melakukan penguatan database diaspora Kalimantan Barat yang ada di Jabodetabek.
"Setelah kita mempunyai database kita akan melaksanakan program-program yang akan kita laksanakan untuk di pusat maupun di daerah," tegasnya.
Ia berharap, putra-putri asal Kalimantan Barat dari etnis Melayu, Tionghoa, dan Dayak bisa semakin banyak yang bisa berkiprah di tingkat nasional sesuai bidang keahliannya.
"Ada Pak Osman Sapta Odang, Pak Zulfarshah yang pernah menjadi atlet voli nasional. Beliau-beliau ini bisa menjadi teladan bagi generasi muda," jelasnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang sudah membuat Raker ini dapat terlaksana dengan baik.
"Hasil Raker ini juga akan kami sampaikan kepada Pak Gubernur sebagai rekomendasi kontribusi IKKB untuk ikut bersama-sama membangun Kalimantan Barat," tandasnya.