Lionel Scaloni menolak berspekulasi mengenai masa depan Lionel Messi di tim nasional menjelang final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol. Pelatih Argentina itu menegaskan bahwa hanya sang kapten yang mengetahui apakah ia akan melanjutkan karier internasionalnya setelah turnamen ini, di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan pensiunnya.
Scaloni menyerahkan keputusan tentang masa depan Messi sepenuhnya kepada sang kapten
Argentina melangkah ke final Piala Dunia melawan Spanyol dengan rumor yang semakin kuat bahwa laga ini bisa menjadi penampilan terakhir Messi di level internasional. Dalam konferensi pers di New York City pada hari Jumat, Scaloni mengakui bahwa ia sama sekali tidak memiliki petunjuk mengenai apa yang akan dilakukan kaptennya setelah turnamen berakhir.
Ketidakpastian ini muncul meskipun Messi, yang kini berusia 39 tahun, kembali menjalani musim yang luar biasa. Ia telah mencetak delapan gol dan memberikan empat assist, berbagi posisi teratas dalam perebutan Sepatu Emas bersama Kylian Mbappe dari Prancis. Messi juga menjadi inspirasi kemenangan 2-1 Argentina atas Inggris di semifinal dengan penampilan yang kembali menentukan.
Scaloni enggan memprediksi masa depan Messi
Dengan rumor pensiun yang mendominasi menjelang final hari Minggu, Scaloni ditanya apakah ia memperkirakan Messi akan terus membela Argentina. Pelatih yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 itu menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan kaptennya.
"Apa yang saya tahu? Tanyakan saja padanya," ujar Scaloni sambil tertawa kecil. "Saya benar-benar tidak punya ide sedikit pun, jujur saja. Dia tidak pernah berhenti membuat kami terkejut."
Scaloni memuji skuadnya
Pelatih Argentina tersebut juga menyoroti pencapaian luar biasa timnya menjelang final, mengungkapkan bahwa ia telah berbicara kepada para pemain untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kesuksesan berkelanjutan mereka dalam beberapa tahun terakhir.
"Ini adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Mereka telah mencapai sesuatu yang dulu tidak pernah terpikirkan. Saya mengatakan kepada mereka kemarin bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang luar biasa dan saya sangat berterima kasih," ungkapnya.
"Seluruh staf saya dan saya sendiri akan selalu berterima kasih. Tidak mudah untuk mencapai tahap ini di Piala Dunia dan bersaing di level tertinggi selama bertahun-tahun, jadi saya rasa ini sungguh luar biasa. Saya berharap kami menang, tetapi jika tidak, perjalanan ini tetap luar biasa dan menjadi contoh bagi semua orang. Saya berharap hal ini dapat memberikan inspirasi bagi rakyat dan negara kami."
Satu langkah lagi menuju kejayaan Piala Dunia
Argentina kini akan menghadapi Spanyol dengan satu gelar Piala Dunia lagi yang menjadi taruhan. Apakah ini akan menjadi laga terakhir Messi untuk negaranya atau hanya babak baru dalam karier internasionalnya masih menjadi misteri, namun semua sorotan akan tertuju pada sang kapten saat ia berusaha membawa Argentina meraih kejayaan besar sekali lagi.