Messi Lawan 2 Kutukan di Final Piala Dunia 2026
Ade Jayadireja July 18, 2026 10:33 PM

THOMAS COEX/AFP
Lionel Messi bersama Timnas Argentina menghadapi dua kutukan pada final Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Lionel Messi bersama Timnas Argentina menghadapi dua kutukan pada final Piala Dunia 2026.

Timnas Argentina tinggal berhadapan dengan Timnas Spanyol untuk mendapatkan gelar juara dunia keempat.

Kedua kubu dijadwalkan bentrok dalam laga puncak di MetLife Stadium, Minggu (19/7/2026).

Sebagai jawara bertahan, Argentina punya motivasi lebih saat berjumpa Spanyol.

Ditambah lagi, Argentina punya Lionel Messi sebagai sosok sentral sekaligus nyawa permainan.

Pria kelahiran Rosario itu masih tampil trengginas meski telah berusia 39 tahun.

Messi memimpin daftar top scorer turnamen bersama Kylian Mbappe dengan delapan gol.

Ambisi Messi dan Argentina untuk naik podium juara dibayangi oleh dua kutukan.

Pertama, terhitung sejak 1992, tidak ada tim yang memenangi Piala Dunia ketika memasuki kompetisi sebagai peringkat pertama di ranking FIFA.

Celakanya, Argentina memuncaki klasemen per 11 Juni 2026 atau saat kick-off Piala Dunia.

Jerman menjadi korban perdana dari kutukan ini.

Menempati posisi pertama FIFA pada pesta sepak bola edisi 1994, mereka dikalahkan Bulgaria dalam perempat final.

Empat tahun kemudian, Brasil mentas di Piala Dunia 1998 sebagai tim nomor satu, tapi dibekuk Prancis pada laga final.

Hal serupa dialami Prancis dan Spanyol.

Lalu apa kutukan kedua yang harus dipatahkan Messi dan Argentina?

Selama 64 tahun, tak ada tim yang dua kali beruntun memenangi Piala Dunia.

Negara terakhir yang melakukan hal tersebut adalah Brasil bersama Pele pada 1958 dan 1962.

Argentina nyaris back-to-back kampiun pada masa lalu, tapi gagal.

Diperkuat Diego Maradona, Argentina menjuarai edisi 1986 setelah membekuk Jerman Barat pada pertandingan final.

Namun, empat tahun kemudian atau 1990, Albiceleste dikalahkan oleh lawan yang sama dalam partai puncak.

Brasil mengalami nasib serupa seperti Argentina.

Usai jadi jawara tahun 1994 di Amerika Serikat, Tim Samba gagal angkat trofi lagi menyusul kekalahan dari Prancis pada final edisi 1998.

Kisah Prancis tidak jauh berbeda dengan Brasil dan Argentina.

Les Bleus tampil begitu perkasa ketika merebut titel Piala Dunia 2018.

Akan tetapi, Prancis gagal mempertakankan gelar juara setelah dibungkam Argentina dalam laga puncak 2022.

Nah, apakah Messi bisa membawa Argentina menaklukkan dua kutukan yang diceritakan di atas?

Menarik untuk menantikannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.