BOLASPORT.COM - Ade Suhendra dipastikan tetap menjabat pelatih kepala Adhyaksa FC di Super League 2026/2027.
Adhyaksa FC telah menentukan pelatih menyambut musim perdana di kasta tertinggi.
Klub berjuluk Sang Jaksa promosi sebagai peringkat ketiga Championship musim lalu.
Dibanding dua klub promosi lain, Garudayaksa FC dan PSS Sleman, Adhyaksa bisa dikatakan paling tertinggal.
Klub milik Kejaksaan tersebut sejauh ini belum mendatangkan pemain dan baru meresmikan kepindahan ke Kalimantan Tengah.
Selain itu, Adhyaksa juga hingga kini masih tercantum dalam FIFA Registration Bans, yang berarti hukuman tak bisa mendaftarkan pemain baru.
Di tengah persiapan sulit ini, manajemen Adhyaksa memberi kejelasan mengenai posisi pelatih kepala.
Pelatih yang musim lalu membawa promosi dari Championship, Ade Suhendra, bertehan di posisinya.
"Legasi berlanjut," demikian rilis klub di Instagram, Sabtu (18/7/2026).
"Coach Ade Suhendra akan melanjutkan perjuangannya bersama Adhyaksa FC di musim ini."
"Dengan semangat yang sama dan ambisi yang lebih besar, kami siap menghadapi tantangan baru dan melanjutkan perjalanan bersama."
Pelatih Ade Suhendra sebelumnya disebut sedang mengikuti kursus lisensi AFC Pro.
Regulasi I.League memang mensyaratkan tiap tim Super League memiliki pelatih berlisensi AFC Pro.
Pada hari pertama latihan pramusim, skuad Adhyaksa sempat dipimpin asisten pelatih Agus Indra Kurniawan.
Penunjukan Adhyaksa ini sekaligus memberi angin segar bagi pelatih lokal di kasta tertinggi.
Pada pekan terakhir Super League musim lalu, hanya ada tiga pelatih lokal di kasta tertinggi.
Mereka adalah Hendri Susilo (Malut United), Rakhmat Basuki (Madura United), dan Imran Nahumarury (Semen Padang).
Ketimbang tiga pelatih kawakan itu, Ade berumur paling muda dalam usia 43 tahun.
Kini tinggal menunggu gebrakan transfer Adhyaksa yang belum mempunyai pemain asing.