Intip Isi Garasi dan Kekayaan Menteri PU Dody Hanggodo, Juragan Tanah hingga Koleksi Mobil Mewah 
Rita Lismini July 19, 2026 02:41 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Belakangan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menjadi sorotan publik di tengah ramainya berbagai isu yang beredar di media sosial.

Salah satunya memperlihatkan momen ketika Dody tiba dalam kunjungan kerja dan disambut sejumlah pejabat daerah.

Dalam video tersebut, seorang pria terlihat mengulurkan tangan untuk bersalaman.

Namun, Dody tampak terus berjalan sehingga video itu memunculkan beragam tanggapan dari warganet.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Dody mengenai potongan video yang beredar tersebut.

Sebelumnya ia ramai jadi perbincangan setelah ketahuan memboyong istri dan anaknya saat kunjungan ke Amerika Serikat.

Keberangkatan Menteri PU ke AS itu kebetulan dilakukan menjelang Final Piala Dunia 2026.

Momen itu terjadi saat warga sedang patungan memperbaiki Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Uang yang terkumpul bahkan mencapai Rp 1 Miliar.

Namun Dody malah kepergok merencanakan kunjungan luar negeri sambil memboyong anak dan istrinya.

Netizen pun menyoroti nama istri dan anak Dody Hanggodo, Irma Hermawati dan Aurellia Tsabitha Meidirama yang juga tertera dalam surat tersebut.

Surat itu ditangdatangani oleh Sekjen Kementerian PU Apri Artoto.

Menanggapi hal tersebut, Apri mengeklaim keterlibatan istri dan anak politikus Partai Demokrat itu tidak menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepeser pun. 

"Perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi," kata Apri di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). 

Apri menjelaskan bahwa pencantuman nama istri dan anak Dody dalam surat tersebut adalah untuk pengurusan visa ke Kementerian Luar Negeri. 

"Terkait di dalam list itu ada anggota keluarga, itu memang di dalam komunikasi kami dengan Kementerian Luar Negeri dalam rangka pengurusan visa, itu sebaiknya memang dijadikan di dalam satu daftar," jelasnya.

Istri Dody Pakai Paspor Diplomatik Sementara terkait nama Irma Hermawati yang tertulis menggunakan paspor diplomatik, Apri mengatakan bahwa aturan memperbolehkan istri pejabat menerima kemudahan itu.

"Secara aturan, spouse dari pejabat yang dinas itu boleh menggunakan paspor diplomatik mengikuti suami," ungkapnya. 

Namun, Apri kembali menegaskan bahwa tidak ada uang negara yang berasal dari pajak masyarakat yang digunakan untuk hal itu.

"Enggak pakai APBN," ucapnya.

Kini ramai isu kalau Dody memecat karyawan yang membocorkan isi surat tersebut.

Saat ditanya oleh wartawan, gaya bicara Dody terdengar seperti marah.

Ia menjawab pertanyaan wartawan dengan suara tinggi.

"Gak ada, gak ada," kata Dody sambil berjalan.

Kemudian ditanya soal pegawai dimutasi gara-gara membocorkan surat itu, Dody pun masih menggunakan nada bicara yang kasar.

Bahkan ia menyebut kata 'gua' saat menjawab pertanyaan wartawan.

"Kalau mutasi?," tanya wartawan lagi.

"Mutasi kan biasa aja, pegawai gua 38600 masa boleh mutasi, heran," jawab Dody.

"Berarti bukan karena isu surat bocor?," tanya waratawan lagi.

Menanggapi hal itu, raut wajah Dody pun tampak berubah.

"Ah itu gak komen saya," katanya sambil berjalan ke arah mobil.

Bantah Isu Nepotisme

Di tengah berbagai isu yang berkembang, Dody sempat memberikan tanggapan terkait kabar yang mengaitkan dirinya dengan penunjukan salah satu komisaris BUMN.

Nama Aisyah Zakiyyah sebelumnya ramai disebut sebagai keponakan Dody Hanggodo setelah diangkat menjadi Komisaris PT PP (Persero) Tbk.

Dody secara tegas membantah tudingan tersebut.

Bahkan, ia memberikan tantangan terbuka kepada siapa pun yang mampu membuktikan adanya hubungan keluarga tersebut.

Menurut Dody, apabila ada pihak yang bisa menunjukkan bukti bahwa sosok yang dimaksud benar merupakan keponakannya dan memperoleh jabatan karena hubungan keluarga, ia siap memberangkatkan umrah satu keluarga.

"Gue kasih umrah lu sekeluarga kalau bisa buktiin itu keponakan gue," tegas Dody.

Bahkan saat diminta untuk menegaskan ucapannya, jawaban Dody masih sama.

"Itu bukan keponakan berarti pak?," tanya wartawan.

"Gua kasih sayembara tuh, gua kasih waktu sebulan," katanya sambil masuk ke dalam mobil.

"Berarti bukan keponakan ya pak?," tanya wartawan lagi.

 "Ya lu pikir sendiri lah," kata dia.

Isu Sang Istri Ikut Jadi Perbincangan

Selain dirinya, nama istri Dody Hanggodo, Irma Hermawati, juga ikut menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Selain isu soal keponakan dapat jatah jabatan di BUMN, Dody juga diserang dengan isu lainnya yang berkaitan dengan sang istri.

Istri Dody, Irma Hermawati disebut-sebut pernah minta naik gunung pakai helikopter saat sedang menemani sang suami berdinas ke Manado.

Isu tersebut turut dibagikan oleh akun Instagram @_faktanews.

Dikutip dari akun tersebut membagikan tangkapan layar chat dari seseorang yang diduga menceritakan perangai Irma.

Yakni termasuk soal istri Dody diduga minta pegawai mencari helikopter agar dirinya bisa mudah mencapai puncak gunung.

"Ya ibu itu kan dampingin bapak dinas ke Manado. Sampai kerepotan pegawai yg di Manado. Dia mau naik gunung tapi dia nggak mau capek dia minta helikopter. Yg penting foto di gunung cekrek selesai, tapi ya ampun kelimpungan nyari helikopter," tulis isu chat yang tersebar.

Di chat lain, disebutkan pula momen saat diduga istri Dody memarahi pegawai perkara sendok dan garpu.

"Selalu dan nyusahin, suami istri gila hormat, kita salah ngasih garpu sendok aja dimaki. Ya Allah garpu sendoknya khusus ternyata, kami nggak sampai segitunya paham masalah itu. Yang ada dimaki-maki," tulis isi chat yang tersebar.

Namun hingga kini informasi tersebut belum pernah dikonfirmasi maupun dibuktikan secara resmi.

Dody juga belum memberikan tanggapan terkait isu yang menyeret nama istrinya tersebut.

Di tengah sorotan tersebut, harta kekayaan Dody Hanggodo turut menjadi perhatian publik.

Dody Hanggodo melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 73.649.841.999 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 10 Maret 2026. 

Berdasarkan dokumen LHKPN, nilai tersebut merupakan total kekayaan setelah dikurangi utang sebesar Rp 9.762.841.179. 

Sementara itu, total harta yang dilaporkan sebelum dikurangi utang mencapai Rp 83.412.683.178. 

Punya 6 Harta Properti Aset terbesar yang dimiliki Dody Hanggodo berasal dari tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 40.750.000.000.

Ia melaporkan memiliki enam properti yang tersebar di Surabaya, Jakarta Selatan, dan Pasuruan. Rinciannya sebagai berikut:

1. Tanah dan bangunan seluas 375 meter persegi/375 meter persegi di Kota Surabaya senilai Rp 5 miliar. 

2. Tanah dan bangunan seluas 343 meter persegi/220 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 25 miliar. 

3. Tanah dan bangunan seluas 122 meter persegi/122 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 6 miliar. 

4. Tanah dan bangunan seluas 107 meter persegi/107 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 4 miliar. 

5. Tanah dan bangunan seluas 900 meter persegi/1 meter persegi di Pasuruan senilai Rp 500 juta. 

6. Tanah dan bangunan seluas 460 meter persegi/1 meter persegi di Pasuruan senilai Rp 250 juta.

Seluruh properti tersebut tercatat berasal dari hasil sendiri. 

Harta Lainnya Selain properti, Dody Hanggodo juga melaporkan kepemilikan sejumlah aset lain.

Misalnya alat transportasi dan mesin senilai Rp 6.495.000.000 yang terdiri dari: 

1. Honda HR-V tahun 2022 senilai Rp 320 juta. 

2. Volvo XC90 tahun 2023 senilai Rp 2 miliar. 

3. Suzuki APV tahun 2024 senilai Rp 200 juta. 

3. Lexus RZ 450E Luxury tahun 2023 senilai Rp 1,767 miliar. 

4. Lexus LM 350H 7-Seater tahun 2025 senilai Rp 2,208 miliar. 

5. Kemudian, politisi Partai Demokrat itu juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.100.000.000, surat berharga senilai Rp 4.848.990.000, kas dan setara kas senilai Rp 20.718.693.178, serta harta lainnya senilai Rp 9.500.000.000.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.