Sering Dituding Cuma Tren Sesaat, Bams Eks Samsons Bocorkan Strategi Kelola Bisnis Lapangan Padel
Devi Agustiana July 19, 2026 10:35 PM

Grid.ID - Musisi Bams eks Samsons turut buka suara soal olahraga padel yang belakangan menjadi tren. Olahraga tersebut memang tengah menjadi tren baru yang digandrungi di kota-kota besar, khususnya Jakarta.

Akan tetapi, di tengah popularitasnya yang melonjak tajam, tidak sedikit publik yang menyebut olahraga ini hanya sekadar tren sesaat atau olahraga FOMO (Fear of Missing Out) alias sekadar ikut-ikutan. Bams yang kini juga berkecimpung di industri olahraga tidak memungkiri bahwa pada tahap awal, faktor rasa penasaran atau ikut-ikutan akan selalu ada di setiap jenis olahraga baru.

"Pasti ada, semua olahraga kalau baru keluar, bukan semua olahraga, semua hal kalau baru keluar pasti ada yang fomo. Cuman yang suka, ya stay," kata Bams saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026).

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, lapangan padel baru juga kini mulai menjamur di berbagai sudut kota Jakarta. Bams pun mengaku tidak merasa khawatir ataupun tersaingi.

"Gini, asalkan tempatnya benar, pricing-nya benar, tempatnya nyaman, saya sih nggak masalah dengan banyaknya padel," jelas Bams.

Pria 43 tahun itu menilai bahwa loyalitas pemain padel dipengaruhi oleh fasilitas dan layanan yang diberikan oleh pemilik lapangan. Jika aspek lokasi, harga, dan kenyamanan dapat dikelola dengan baik, maka bisnis tersebut memiliki pelanggan setianya sendiri.

"Kebetulan saya buka beberapa lapangan juga sama teman-teman, dan ini actually yang pertama," jelas Bams.

Baginya, keputusan untuk terjun ke bisnis ini didasarkan pada kecintaan pribadinya terhadap olahraga tersebut, sehingga ia memahami apa yang dibutuhkan oleh para pemain di lapangan.

"Hobi sih sebenarnya, tapi karena memang suka ya, karena memang suka," tutur Bams.

Terakhir, Bams menekankan bahwa tantangan terbesar bagi para pelaku bisnis olahraga saat ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan menjaga keberlangsungan pertumbuhan bisnis untuk jangka panjang.

"Tinggal apa namanya, growth-nya yang stay, sama growth-nya orang bikin bisnisnya, itu yang mesti dipikirin," pungkas Bams.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.