Viral Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di WC Masjid Nurul Yaqin Kolut, Polisi Buru Pelaku
Fadri Kidjab July 19, 2026 02:46 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jagat maya dihebohkan oleh beredarnya video amatir yang merekam momen memilukan penemuan jasad bayi laki-laki.

Bayi malang itu ditemukan di dalam toilet perempuan Masjid Raya Nurul Yaqin, Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Melansir dari Tribun Sultra, Minggu (19/7/2026), rekaman video memperlihatkan kondisi sang bayi tersebut mendadak viral di berbagai platform media sosial seperti Facebook dan Instagram sejak Sabtu (18/7/2026) pagi.

Merespons keresahan publik yang meluas secara digital, aparat kepolisian dari Polsek Ngapa bersama Satreskrim Polres Kolaka Utara bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif.

Petugas kini tengah memburu orang tua kandung atau pelaku misterius yang tega membuang darah dagingnya sendiri hingga tak bernyawa di fasilitas umum tersebut.

Rekaman Video Amatir Gegerkan Warganet

PENEMUAN BAYI - Sejumlah warga berkumpul menyaksikan proses evakuasi jenazah bayi yang ditemukan di toilet masjid di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Jasad bayi tersebut dilarikan ke puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulans, oleh warga setempat,Sabtu (18/7/2026) pagi.
PENEMUAN BAYI - Sejumlah warga berkumpul menyaksikan proses evakuasi jenazah bayi yang ditemukan di toilet masjid di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Jasad bayi tersebut dilarikan ke puskesmas terdekat dengan menggunakan ambulans, oleh warga setempat,Sabtu (18/7/2026) pagi. (TribunnewsSultra.com)

Unggahan video penemuan jasad bayi tersebut langsung memicu reaksi emosional dari netizen setelah tersebar luas di akun-akun informasi lokal. Salah satu akun @kasm*** menuliskan keterangan, “Astaghfirullah. Penemuan bayi di WC mesjid lapai kolut,” yang memperlihatkan awal mula kegaduhan di dunia maya.

Dalam potongan video yang viral, bayi malang yang diduga baru dilahirkan itu ditemukan tergeletak kaku di lantai WC dengan posisi menyamping di bawah keran air, tepat di sisi kiri kloset toilet dengan kondisi tubuh yang sudah pucat.

Penemuan yang terjadi sekitar pukul 09.10 WITA ini langsung membuat gempar jamaah dan masyarakat Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, yang tidak menyangka area suci masjid dijadikan tempat pembuangan anak.

Rekaman video dari akun Facebook @mas*** dengan keterangan, “Astaghfirullah penemuan bayi di dalam WC masjid kel. lapai,” memperlihatkan seorang wanita berjilbab biru mendekap dan menggendong jasad bayi yang membiru itu menggunakan selimut cokelat menuju ambulans.

Berdasarkan informasi medis, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan baru saja menghirup udara luar sekitar tiga jam sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Masjid Raya Nurul Yaqin sendiri berjarak sekitar 36 kilometer atau 50 menit berkendara dari Lasusua, ibu kota Kabupaten Kolut, serta berkisar 298-300 kilometer atau 6-8 jam perjalanan dari Kota Kendari.

Baca juga: Kronologi Debat Panas Driver vs Polisi Gorontalo Berujung Viral di Facebook

Polisi Buru Terduga Pelaku

PENEMUAN BAYI -- Tangkapan layar video penemuan bayi di dalam toilet perempuan Masjid Raya Nurul Yaqin, Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara. (Tangkapan Layar YouTube)

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Saiful, mengonfirmasi bahwa pihak Polsek Ngapa telah menerima laporan resmi dari masyarakat terkait kasus penemuan bayi di area kamar mandi perempuan tersebut.

Penanganan kasus ini langsung dikoordinasikan bersama Satreskrim Polres Kolaka Utara guna mendalami motif tersembunyi sekaligus melacak identitas ibu kandung sang bayi.

Polisi kini tengah mengumpulkan petunjuk dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi guna mengidentifikasi adanya aktivitas atau gerak-gerik mencurigakan sebelum waktu kejadian.

Pihak kepolisian mengetuk pintu hati warga dan meminta siapa saja yang memiliki petunjuk untuk melapor.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kejadian ini, agar segera melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat guna membantu mempercepat proses penyelidikan," tutupnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.