TRIBUNMATARAMAN.COM - Prediksi skor terbaru Final Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026 Senin (20/7/2026) tayang Siaran Langsung TVRI.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina juga dapat disaksikan via TV Online Live Streaming FolaPlay dan Live Streaming MAXStream mulai pukul 02.00 WIB.
Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina diprediksi berlangsung sengit. Meski Spanyol lebih diunggulkan berdasarkan statistik dan kondisi fisik, Argentina tetap memiliki modal besar berupa mental juara serta pengaruh Lionel Messi di laga-laga besar.
Baca juga: Siaran TVRI Gratis! LINK Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026 Dini Hari Ini
Kedua tim akan bertemu pada partai puncak setelah melewati perjalanan yang berbeda sepanjang turnamen. Spanyol tampil dominan dan relatif mulus menuju final, sedangkan Argentina berkali-kali harus bangkit dari situasi sulit sebelum memastikan tiket ke partai puncak.
Argentina Lebih Terkuras Menuju Final
Salah satu faktor yang dinilai dapat menjadi kelemahan Argentina adalah beratnya perjalanan mereka sejak fase gugur.
Di babak 32 besar, Argentina dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu sebelum mengalahkan Cape Verde 3-2.
Pada babak 16 besar, Albiceleste bahkan sempat tertinggal 0-2 dari Mesir hingga menit ke-79 sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2.
Drama kembali terjadi di perempat final saat Argentina membutuhkan extra time untuk menyingkirkan Swiss yang bermain dengan 10 orang.
Kemudian pada semifinal melawan Inggris, tim asuhan Lionel Scaloni kembali tertinggal hingga menit-menit akhir sebelum dua gol telat membawa mereka menang 2-1.
Sebaliknya, perjalanan Spanyol menuju final jauh lebih efisien. La Roja memang beberapa kali mencetak gol penentu di menit akhir, tetapi tidak pernah menjalani pertandingan hingga babak tambahan.
Kondisi fisik yang lebih segar dinilai menjadi salah satu keuntungan Spanyol menghadapi laga final.
Pelajaran dari Satu-satunya Tim yang Mengalahkan Spanyol
Menariknya, tim terakhir yang mampu mengalahkan Spanyol dalam waktu normal adalah Skotlandia pada Maret 2023.
Saat itu Skotlandia menggunakan formasi 5-4-1 dengan pertahanan rapat dan sengaja membiarkan Spanyol mengirim banyak umpan silang karena keterbatasan duel udara mereka.
Skotlandia juga sukses memutus pengaruh Rodri di lini tengah sehingga permainan Spanyol tidak berkembang.
Strategi serupa diyakini bisa menjadi referensi bagi Argentina jika ingin mengurangi dominasi penguasaan bola Spanyol.
Selain itu, Argentina juga dikenal mampu memainkan laga dengan intensitas tinggi dan duel emosional yang kerap membuat lawan kehilangan konsentrasi.
Rodri Jadi Kunci Permainan Spanyol
Meski Lamine Yamal paling sering mencuri perhatian, banyak pengamat menilai pemain terpenting Spanyol justru Rodri.
Gelandang Manchester City itu menjadi pengatur tempo permainan sekaligus penghubung antar lini.
Kemampuan Rodri menerima tekanan lalu mendistribusikan bola membuat Spanyol tetap nyaman menguasai pertandingan.
Jika Argentina mampu membatasi ruang geraknya, keseimbangan permainan Spanyol diyakini bisa terganggu.
Kekuatan Bangku Cadangan
Laga final diperkirakan juga akan ditentukan oleh pemain pengganti.
Di kubu Spanyol, Alejandro Grimaldo, Mikel Merino, Gavi, Victor Munoz hingga Borja Iglesias berpotensi menjadi pembeda ketika masuk dari bangku cadangan.
Sementara Argentina memiliki sejumlah opsi seperti Nicolas Otamendi, Thiago Almada, Nico Paz, hingga Lautaro Martinez yang beberapa kali tampil menentukan sepanjang turnamen.
Lionel Messi Tetap Jadi Andalan Argentina
Meski Argentina memiliki banyak pemain berkualitas seperti Julian Alvarez dan Lautaro Martinez, sosok Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Albiceleste.
Kapten berusia 39 tahun itu terus membuktikan kualitasnya sepanjang Piala Dunia 2026.
Messi mencetak gol-gol penting, memberikan assist krusial, sekaligus menjadi inspirasi kebangkitan Argentina saat menghadapi tekanan.
Bahkan ketika tidak mencetak gol, hampir seluruh proses serangan Argentina tetap mengalir melalui kaki sang kapten.
Selain Messi, penjaga gawang Emiliano Martinez juga diprediksi menjadi figur penting apabila pertandingan harus ditentukan hingga babak tambahan atau adu penalti.
Gaya Bermain Kedua Tim Berbeda
Spanyol mengandalkan penguasaan bola dan permainan kolektif.
La Roja mencatat rata-rata penguasaan bola mencapai 63,7 persen sepanjang turnamen. Pergerakan antarlini yang dinamis membuat pertahanan lawan sulit menjaga posisi.
Sebaliknya, Argentina lebih mengandalkan kesabaran dalam membangun serangan melalui lini tengah.
Sebanyak 12 dari 19 gol Argentina di Piala Dunia 2026 tercipta setelah menit ke-75, menunjukkan kemampuan mereka menjaga intensitas hingga akhir pertandingan.
Bupati Kediri Mas Dhito Siap Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026: Kalau Masyarakat Mau, Kita Buat
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengaku siap menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 apabila masyarakat Kabupaten Kediri menginginkannya.
Pernyataan itu disampaikan Mas Dhito usai meninjau pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Bogokidul Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jumat (17/7/2026) pagi.
Saat ditanya mengenai kemungkinan digelarnya nobar final Piala Dunia di Kabupaten Kediri, Mas Dhito menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bisa menjadi ajang kebersamaan masyarakat dalam menikmati puncak pesta sepak bola dunia.
"Kalau masyarakat pada mau nobar kita buat, oke," kata Mas Dhito.
Perhelatan Piala Dunia 2026 kini memasuki babak akhir. Laga perebutan peringkat ketiga akan mempertemukan Prancis melawan Inggris pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan kedua tim menutup turnamen dengan hasil manis setelah sama-sama gagal melaju ke partai final usai kalah di babak semifinal.
Sementara itu, laga puncak akan mempertemukan Spanyol menghadapi Argentina pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel ini menjadi kesempatan Spanyol memburu gelar juara dunia kedua, sedangkan Argentina berpeluang mempertahankan trofi yang diraih pada edisi sebelumnya.
Sebagai penikmat sepak bola, Mas Dhito juga membagikan prediksinya untuk dua pertandingan penutup tersebut.
Untuk perebutan tempat ketiga, ia menjagokan Prancis mampu mengalahkan Inggris. Menurutnya, Les Bleus memiliki peluang lebih besar asalkan tidak melakukan terlalu banyak rotasi pemain.
"Kalau lihat mainnya dua-duanya, semoga Prancis enggak rotasi pakai lapis kedua. Prancis," ujarnya.
Sementara untuk partai final, Mas Dhito justru menjatuhkan pilihannya kepada Spanyol. Prediksi itu berbeda dengan mayoritas pecinta sepak bola yang lebih mengunggulkan Argentina sebagai juara bertahan.
Jika terealisasi, nobar final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Kediri diharapkan menjadi ajang kebersamaan sekaligus hiburan bagi warga dalam menyaksikan duel bergengsi antara Spanyol dan Argentina untuk memperebutkan gelar juara dunia.
"Saya mau antitesis saja deh, Spanyol. Orang-orang pada Argentina semua," ucapnya sambil tersenyum.
HEAD TO HEAD
Rekor Pertemuan Terakhir Spanyol vs Argentina
07/09/2010 Argentina vs Spanyol skor 4-1
14/11/2009 Spanyol vs Argentina skor 2-1
11/10/2006 Spanyol vs Argentina skor 2-1
13/07/1966 Argentina vs Spanyol skor 2-1
Rekor 5 Pertandingan Terakhir Spanyol
14/07/2026 Prancis vs Spanyol skor 0-2
10/07/2026 Spanyol vs Belgia skor 2-1
06/07/2026 Portugal vs Spanyol skor 0-1
02/07/2026 Spanyol vs Austria skor 3-0
27/06/2026 Uruguay vs Spanyol skor 0-1
Rekor 5 Pertandingan Terakhir Argentina
15/07/2026 Inggris vs Argentina skor 1-2
12/07/2026 Argentina vs Swiss skor 3-1
07/07/2026 Argentina vs Mesir skor 3-2
03/07/2026 Argentina vs Tanjung Verde skor 3-2
28/06/2026 Yordania vs Argentina skor 1-3
Prediksi Skor 2-0 untuk Spanyol.
LINK Folaplay
LINK Maxtream
LINK TVRI
Proses instalasi FolaPlay dapat dilakukan dengan mudah melalui toko aplikasi resmi. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsí, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Dani Olmo, Lamine Yamal, Alex Baena; Mikel Oyarzabal
Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes; Lionel Messi, Julián Álvarez
(TribunMataraman.com)