TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Inilah postingan terakhir Adityo Rahmat Eko Prayudi sebelum meninggal dunia di Gunung Merbabu.
Pria yang akrab disapa Adit itu sempat memposting video bersama keluarganya.
Tak disangka, postingan itu jadi video terakhir Adit sebelum akhirnya meninggal dunia di pelukan Gunung Merbabu.
Adityo meninggal dunia tepatnya Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Adit diketahui mendaki Gunung Merbabu via Selo sekitar pukul 10.00 WIB bersama tiga orang temannya.
Namun saat baru tiba di pos bayangan 1 pendakian Gunung Merbabu, Adit merasa tidak enak badan.
Ia kemudian memutuskan untuk tidak melanjutkan pendakian dan turun kembali ke basecamp.
Hingga akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB, Adit sampai di basecamp dan tiba-tiba terjatuh di teras.
Seorang saksi mata, Muhammad Fazlur pun melihat korban terjatuh.
Ia kemudian memanggil temannya Dimas Edi Sugito untuk memberikan pertolongan dengan cara membalik posisi korban dan memberikannya bantal.
Namun saat itu kondisi korban sudah tidak sadarkan diri.
Saksi Dimas pun langsung menghubungi Puskesmas Selo dan mengecek kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Hasil pemeriksaan Puskesmas Selo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan penganiayaan," kata Kapolsek Selo, AKP Kiryanta dalam keterangnya, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan keterangan dokter jaga Puskesmas Selo, korban mengalami serangan jantung.
Korban diketahui juga memiliki penyakit hipertensi kronis.
Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik dengan baik.
"Memastikan kesehatan sebelum mendaki, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan demi keselamatan bersama," tambah Winarsih.
Baca juga: Sosok Adityo Rahmat Prayudi Pendaki Asal Bogor yang Meninggal di Gunung Merbabu, Sudah Sering Muncak
Postingan Terakhir
Sementara itu, di akun Instagramnya Adit sempat memposting sebuah video.
Video itu bahkan jadi postingan terakhir Adityo sebelum meninggal dunia.
Pada video itu, Adityo sedang mengajak istri dan anak-anaknya liburan ke Gumuk Pasir Parangtritis yang berlokasi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Adit terlihat duduk di kursi depan mobil Jeep berwarna kuning.
Terlihat anak-anak dan istrinya berada di kursi belakang.
Mereka terlihat bahagia menikmati masa liburan itu.
Adit pun tak henti-henti tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah kamera.
Tak disangka kalau lambaian tangan itu adalah salam perpisahan dari Adityo.
Adityo meninggal dunia di usia 38 tahun, meninggalkan seorang istri dan dua anak.
"Depok yang bukan kota, hatur nuhun," tulisnya.
Ia merupakan pegawai Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t