TRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi belakangan ini mulai memberikan dampak bagi masyarakat, terutama mereka yang masih bergantung pada kendaraan pribadi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Bagi sebagian orang, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan kebutuhan utama untuk bekerja, mencari nafkah, hingga menjalankan berbagai kegiatan rutin.
Namun, meningkatnya harga BBM membuat banyak pengguna kendaraan harus berpikir ulang dalam mengatur pengeluaran bulanan agar kebutuhan lain tetap terpenuhi.
Biaya perjalanan yang semakin mahal menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pekerja yang setiap hari harus menempuh jarak cukup jauh menggunakan kendaraan bermotor.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah masyarakat mulai mencari alternatif transportasi yang lebih hemat dan efisien.
Salah satu perubahan menarik terlihat di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, di mana minat terhadap kendaraan listrik mulai mengalami peningkatan.
Motor listrik kini mulai dilirik masyarakat karena dianggap mampu menjadi solusi untuk mengurangi beban biaya transportasi harian.
Salah satu warga yang merasakan manfaat motor listrik adalah Irianto (64), warga Desa Geneng, Kelurahan Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.
Baca juga: Turun! Harga BBM Hari Ini 20 Juli 2026, Pekerja di Solo Beli Pertamax Meski Pengeluaran 2x Lipat
Irianto menjadi salah satu masyarakat yang memilih meninggalkan kendaraan berbahan bakar minyak dan beralih menggunakan motor listrik untuk aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, motor listrik memberikan kenyamanan tersendiri, terutama ketika digunakan untuk perjalanan dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
"Sekarang malah lebih nyaman pakai motor listrik, terutama untuk bepergian jarak dekat," ujar Irianto.
Keputusan menggunakan motor listrik diambil Irianto setelah mempertimbangkan berbagai keuntungan yang didapatkan dalam jangka panjang.
Salah satu alasan utamanya adalah ia tidak perlu lagi mengeluarkan biaya rutin untuk membeli BBM seperti sebelumnya.
Selain lebih hemat, penggunaan motor listrik juga membuatnya tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Bagi Irianto, kemudahan menjadi salah satu daya tarik utama dari kendaraan listrik yang kini digunakannya.
Ia cukup melakukan pengisian daya baterai atau charging setelah motor selesai digunakan.
"Saya sekarang sudah tidak pernah ke SPBU, karena pakai motor listrik tinggal di-charge setiap selesai dipakai, simpel saja," jelasnya.
Selain pengisian daya yang mudah, perawatan motor listrik juga dinilai lebih sederhana dibandingkan kendaraan konvensional.
Tidak banyak komponen mesin yang harus diperiksa secara rutin sehingga biaya pemeliharaan bisa ditekan.
(TribunStyle.com/Putri Asti)