Grid.ID - Kejadian tak terduga mewarnai proses syuting film Ibadah dan Cinta yang mengambil lokasi Australia. Aktor Achmad Megantara membagikan pengalaman unik sekaligus menggelitik saat dirinya harus beradegan dengan Indah Permatasari yang berperan sebagai Santun.
Dalam salah satu adegan dramatis, karakter Santun diceritakan pingsan di sebuah kawasan yang cukup sepi. Megantara yang panik dalam perannya kemudian berteriak meminta pertolongan.
Namun, teriakan histeris Megantara rupanya terdengar sangat meyakinkan hingga memicu kesalahpahaman bagi warga asing yang kebetulan sedang melintas di sekitar lokasi syuting.
"Jadi tuh ada adegan ceritanya Santun pingsan. Sudah, di situ ceritanya kan gak ada orang, namanya juga syuting begitu kan maksudnya di tempat sepi kan gak ada orang kan."
"Terus habis itu waktu dia pingsan gua kaget kan 'Santun!' gua teriak kayak 'tolong! tolong! tolong!'. Iya, terus tiba-tiba beneran loh ada orang yang nolongin, warga itu beneran," kata Megantara saat jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).
Kondisi syuting saat itu menggunakan mikrofon nirkabel, tanpa kamera yang terlihat mencolok di dekat mereka. Oleh karena itu, warga lokal mengira peristiwa tersebut merupakan situasi darurat yang nyata.
"Gak ada Bung! Gak ada Bung!"
"Waktu itu kebetulan kita cuma pakai wireless. Iya, jadi ditolongin beneran sama orang, itu beneran," jelas Megantara
Bahkan, aktor 29 tahun itu pun salut dengan warga lokal tersebut yang terlihat sangat panik.
"Keren sih, keren banget itu panik, panik gila itu orang mukanya. Gak ada calling-an lagi, gratis lagi," lanjutnya.
Selain kejadian unik dengan warga lokal, proses pengambilan gambar di Australia juga menuntut ketahanan fisik dari para pemain dan kru. Dengan jumlah pemain yang terbatas selama di sana, mereka harus rela berkejaran dengan waktu.
"Tapi memang kebetulan kita pas ke Australia itu berempat ini pemainnya. Jadi ya ada desak-desakan, capek-capekan, bangun gelap-gelapan, pulang gelap-gelapan," ungkap Megantara.
Adapun tantangan lain yang tidak kalah berat adalah cuaca ekstrem. Melbourne yang dikenal berangin kencang, ditambah dengan musim dingin yang sedang berlangsung, sempat membuat para aktor kesulitan saat harus menjaga fokus.
"Gua di situ emosi banget, parah emosinya tuh yang syahdu gitu loh. Jadi kayak nahan berdua benar-benar supaya kan kalau kita kedinginan suka kayak 'brrr' gitu kan. Nah gua sama nahan benar-benar supaya gak kayak gitu gitu, itu dingin banget!" pungkas Megantara.
Adapun film Ibadah dan Cinta berkisah tentang lika-liku perjalanan cinta dan arti sebuah keikhlasan. Selain menampilkan duet akting antara Indah Permatasari dan Achmad Megantara, film ini juga didukung oleh jajaran aktor berbakat lintas generasi, yakni Mathias Muchus, Berliana Lovell, Irene Librawati, Adhin Adnan, hingga Nadzira Shafa.
Adapun film Ibadah dan Cinta merupakan adaptasi dari novel populer karya Nadzira Shafa. Film dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026 mendatang.