Ini Daftar Daerah di Kalbar yang Paling Banyak Dikepung Titik Panas per 18 Juli 2026
Faiz Iqbal Maulid July 20, 2026 03:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis sebaran titik panas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) periode 18 Juli 2026.

Dari data yang diterima TribunPontianak.co.id, jumlah titik panas menunjukkan angka peningkatan dari 283 menjadi 301 titik.

Rinciannya yakni 15 kategori rendah, 246 kategori menengah, 49 kategori tinggi.

Mana daerah dengan titik panas terbanyak?

Daerah Hotspot Karhutla di Kalbar per 18 Juli 2026

Kabupaten Sambas = 2 titik panas

Kabupaten Mempawah = 0 titik panas

Kabupaten Sanggau = 62 titik panas

Kabupaten Ketapang = 71 titik panas

Kabupaten Sintang = 16 titik panas

Kabupaten Kapuas Hulu = 21 titik panas

Kabupaten Bengkayang = 3 titik panas

Kabupaten Landak = 21 titik panas

Kabupaten Sekadau = 15 titik panas

Kabupaten Kayong Utara = 15 titik panas

Kabupaten Melawi = 17 titik panas

Kabupaten Kubu Raya = 15 titik panas

Kota Pontianak = 15 titik panas

Kota Singkawang = 33 titik panas

• Panas di Kalbar Kian Meningkat, Ketapang Masih Menjadi Perhatian Rawan Karhutla

BMKG Prediksi Potensi Minim Curah Hujan

Selain meningkatnya jumlah titik panas, BMKG Kalbar memprakirakan potensi curah hujan mulai berkurang dalam sepekan ke depan.

"Kemudahan terjadi Karhutla di sebagian besar wilayah Kalbar periode 19-25 Juli 2026," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kalimantan Barat, Sutikno kepada TribunPontianak.co.id, Minggu 19 Juli 2026.

Ia mengatakan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kendati demikian, juga bilang secara umum kualitas udara di Kalbar masih berada dalam kategori sedang. 

Namun, wilayah Kabupaten Kubu Raya tepatnya di Kecamatan Sungai Raya kualitas udara berapa pada kategori tidak sehat di malam hari.

BPBD Kalimantan Barat juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan melalui Pusdalops BPBD Kalbar di Call Center 0812-6667-9555

Polres Kubu Raya Segel Lahan Karhutla

Polres Kubu Raya mengambil tindakan tegas dengan menyegel lahan seluas 4 hektare yang terbakar di depan SMAN 4 Sungai Raya, Jalan Wonodadi III, Gang Pendidikan, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, belum lama ini.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan tindakan tegas terpaksa dilakukan guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kendati demikian, mengenai siapa dalang dibalik pembakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Hingga saat ini masih dalam proses, beberapa saksi sudah kami interogasi. Semoga menemukan titik terang," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 19 Juli 2026.

Pemasangan garis polisi dilakukan di area yang sempat terbakar. Hal ini menurutnya demi kepentingan penyelidikan mendalam atas dugaan tindak pidana Karhutla yang terjadi di wilayah hukum Polres Kubu Raya.

"Dugaan awal penyebab kebakaran ini memang berasal dari puntung rokok milik pemancing ikan yang kerap beraktivitas di sepanjang parit depan SMAN 4 Sungai Raya," katanya.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti pada dugaan awal tersebut.  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.