TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperkuat strategi pengendalian inflasi sebagai langkah mengantisipasi gejolak harga bahan pokok yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Sinergi lintas pemerintah dan pemangku kepentingan diprioritaskan untuk menjaga ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi pangan.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi pondasi utama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi, instansi vertikal, dan seluruh anggota TPID agar pasokan pangan tetap aman. Upaya tersebut juga diarahkan untuk menjamin distribusi berjalan lancar sehingga harga tetap terjangkau oleh masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, menjamin ketersediaan pasokan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah," kata Debby Vita Dewi, Jumat (17/7).
Ia menegaskan pemerintah daerah harus sigap memantau perkembangan harga pangan karena perubahan di pasar dapat terjadi sewaktu-waktu. Pemantauan secara berkelanjutan dinilai penting agar langkah antisipasi dapat segera dilakukan sebelum berdampak lebih luas kepada masyarakat.
"Kami terus berupaya memastikan pasokan pangan tetap aman, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat," jelas Debby Vita Dewi.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan selama ini juga mengoptimalkan berbagai langkah pengendalian inflasi melalui pemantauan harga bahan pokok secara berkala. Selain itu, pemerintah melaksanakan operasi pasar, pasar murah, serta memperkuat sektor pertanian guna menjaga ketersediaan komoditas pangan.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. "Stabilitas inflasi memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," ucapnya.
Debby Vita Dewi menambahkan, inflasi yang terkendali menjadi salah satu pondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi TPID karena dinilai mampu memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah menghadapi tantangan ekonomi.
"Dengan sinergi yang baik, kami optimistis stabilitas ekonomi di Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka Selatan, dapat terus terjaga," pungkas Debby Vita Dewi. (u1)