Tangani Longsor di Sukajadi, Erwin Soroti Kontruksi yang Tak Sesuai Standar Teknis
Kemal Setia Permana July 19, 2026 08:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung saat ini tengah menangani longsor di wilayah Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukajadi karena peristiwa yang terjadi lima hari lalu itu berdampak pada satu masjid, satu madrasah, serta tiga rumah warga.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kondisi bangunan yang terdampak cukup parah sehingga penghuni tiga rumah harus mengungsi sementara untuk menghindari risiko longsor susulan.

"Kalau masih dipakai juga tidak bisa, karena risikonya longsor kembali. Jadi harus diperbaiki dulu," ujar Erwin, Minggu (19/7/2026)

Ia mengatakan, Pemkot Bandung bersama berbagai pihak langsung melakukan penanganan untuk membantu masyarakat terdampak.

Bantuan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga dukungan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Baca juga: Gempa Bumi Tektonik Guncang Wilayah Sukabumi, Terasa Hingga Cimahi dan Lembang

"Alhamdulillah, sekarang kita coba atasi masyarakat yang tiga rumah itu. Kita bantu dari Dinas Sosial, kemudian pembangunan dari DPKP, dibantu juga dari Baznas, dan ada pihak swasta yang mau berkolaborasi untuk renovasi," katanya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Erwin menyebut penyebab longsor diduga bukan karena kondisi saluran air, melainkan kekuatan struktur pondasi bangunan yang berada di area dengan kontur tanah curam.

"Salurannya bagus. Saya lihat pondasinya yang tidak benar. Daerahnya memang curam, sehingga sekarang sedang didesain agar pondasinya lebih kuat dan sesuai ketentuan," ucap Erwin.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi material konstruksi yang dinilai belum sesuai standar teknis. Menurutnya, penguatan struktur bangunan menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak terulang.

Penanganan sementara dilakukan dengan memasang garis pengamanan di lokasi longsor. Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan desain perbaikan melalui perangkat daerah terkait sebelum proses pembangunan dilakukan.

Selain rumah warga, fasilitas umum berupa masjid dan madrasah juga menjadi perhatian. Erwin mengatakan, masyarakat berharap perbaikan dapat segera dilakukan karena masjid tersebut merupakan satu-satunya lokasi pelaksanaan salat Jumat bagi warga sekitar.

"Kita akan percepat prosesnya. Kita bersihkan dulu sambil persiapan desain pembangunan. Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki," katanya.

Erwin memastikan, kebutuhan dasar warga terdampak tetap mendapat perhatian. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras telah disalurkan kepada warga yang sementara mengungsi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.