Papua Tengah Siapkan Lomba Yospan Enam Provinsi untuk Lestarikan Budaya
Marius Frisson Yewun July 20, 2026 08:29 AM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersiap menggelar ajang budaya akbar berupa Lomba Tarian Yosim Pancar (Yospan) yang melibatkan 6 provinsi se-Tanah Papua.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang juga sebagai Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua mengatakan, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Nabire akan menjadi pusat pelaksanaan event bergengsi ini.

Rencana tersebut disampaikan oleh Meki Nawipa dalam sambutannya saat membuka acara Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Bandara Lama, Jalan Merdeka, Distrik Nabire pada Minggu,(19/7/2026) sore.

Baca juga: Tetap Jiwa Besar, Fans Fanatik Argentina di Sarmi Akui Keunggulan Spanyol

"Sudah pasti untuk juara satu hadiahnya di atas Rp100 juta rupiah," kata Meki di hadapan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Langkah Pemprov Papua Tengah menggelar perlombaan berskala regional ini dirancang sebagai komitmen mereka untuk menjaga, melestarikan dan mempertahankan kebudayaan asli Papua di tengah arus modernisasi.

Untuk diketahui, Yospan merupakan salah satu tarian pergaulan khas masyarakat di Bumi Cenderawasih yang memiliki nilai historis kuat dan masih terus eksis hingga hari ini.

​Melihat besarnya skala dan makna dari acara ini, Meki Nawipa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut bergerak menyukseskan dan meramaikan kompetisi tersebut.

Baca juga: Provinsi Papua Tengah Danai Nobar Massal Final Piala Dunia untuk Warga

Dia juga meminta warga yang hadir untuk menyebarluaskan kabar gembira ini kepada kerabat dan komunitas seni tari yang berada di provinsi lain di wilayah Papua.

"Kalau ada saudara di Jayapura, Manokwari, Wamena, Merauke atau Sorong, tolong sampaikan. Kalau tidak ikut lomba ini di Nabire, maka akan rugi," ujarnya.

Meki berharap, melalui event lintas provinsi nanti mampu menjadi motor penggerak persatuan masyarakat Papua lewat jalur seni dan budaya.

Baca juga: Kapolda Papua Cup di Biak Persiapkan Calon Atlet Voli Menuju PON

Pihak Pemprov Papua Tengah pun dikabarkan segera mematangkan petunjuk teknis perlombaan, jadwal pendaftaran, serta kategori peserta yang dapat berpartisipasi dalam waktu dekat.

Bagi para sanggar tari dan pemuda-pemudi di seluruh pelosok Tanah Papua, kompetisi ini menjadi panggung emas untuk membuktikan kreativitas terbaik mereka.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.