TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Kecamatan Sadaniang memegang peran penting dalam peta geografi Kabupaten Mempawah sebagai salah satu wilayah perbatasan antar-kabupaten.
Berada di kawasan bagian dalam, Sadaniang menjadi simpul penghubung yang memfasilitasi mobilitas masyarakat serta aksesibilitas antar-daerah di Kalimantan Barat.
Berdasarkan data resmi BPS mengenai Batas Administrasi Kecamatan Sadaniang yang bersumber dari Kantor Kecamatan Sadaniang, batas-batas wilayah geografis kecamatan ini meliputi:
Sebelah Utara: Berbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkayang.
Sebelah Selatan: Berbatasan langsung dengan Kecamatan Toho.
Sebelah Barat: Berbatasan langsung dengan Kecamatan Mempawah Hilir.
Sebelah Timur: Berbatasan langsung dengan Kabupaten Landak.
Posisi Sadaniang yang dihapit oleh dua kabupaten tetangga, yakni Bengkayang di sisi utara dan Landak di sisi timur, serta berbatasan dengan Kecamatan Toho dan Mempawah Hilir menjadikannya wilayah perbatasan yang sangat dinamis.
Letak strategis ini mendukung penguatan koordinasi pembangunan antar-wilayah, kelancaran lalu lintas antar-daerah, serta peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat setempat.
Baca juga: Lengkap 8 Desa/Kelurahan di Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Beserta Luasnya
Berikut daftar luas wilayah desa/kelurahan di Kecamatan Sadaniang Berdasarkan data mempawahkab.bps.go.id :
Pentek: 73,61 kilometer persegi
Sekabuk: 83,14 kilometer persegi
Bumbun: 90,29 kilometer persegi
Amawang: 45,50 kilometer persegi
Ansiap: 101,72 kilometer persegi
Suak Barangan: 51,06 kilometer persegi
Total Luas Kecamatan Sadaniang: 445,33 kilometer persegi. (*)