Kobbie Mainoo Akhiri Piala Dunia 2026 Tanpa Bermain! Pembaruan Tentang Bintang Manchester United Setelah Diminta Pura-Pura Cedera di Laga Perebutan Tempat Ketiga Melawan Prancis
Agus Firmansyah July 19, 2026 08:22 PM

Kobbie Mainoo resmi menutup perjalanannya di Piala Dunia 2026 tanpa memainkan satu menit pun bersama tim nasional Inggris. Setelah absen dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis, pelatih Thomas Tuchel memberikan pembaruan mengenai kondisi pemain berusia 21 tahun itu di tengah kabar mengejutkan bahwa sang gelandang diminta berpura-pura cedera untuk menghindari pertandingan yang disebut sebagai “tidak penting”.

Tuchel mengonfirmasi adanya cedera pada menit-menit akhir

Tuchel mengungkapkan bahwa cedera punggung menjadi alasan utama absennya Mainoo dari daftar pemain dalam kemenangan Inggris 6-4 atas Prancis pada laga perebutan medali perunggu. Banyak pihak memperkirakan sang gelandang akan mendapat kesempatan tampil di Miami ketika pelatih melakukan rotasi, namun ia kembali hanya bisa menyaksikan dari bangku cadangan. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah merilis pernyataan sebelum pertandingan yang memastikan Mainoo tidak dapat tampil karena cedera.

Memberikan penjelasan lebih lanjut setelah kemenangan dengan skor tinggi tersebut, Tuchel menjelaskan sifat cedera yang dialami pemainnya. “Kobbie mengalami cedera pada sesi latihan terakhir kemarin pagi,” ujar pelatih asal Jerman itu kepada wartawan. “Ia merasakan sakit tajam di punggung saat latihan dan tidak siap untuk bermain.” Turnamen ini menjadi pengalaman yang mengecewakan bagi lulusan akademi Manchester United itu, yang kembali ke Carrington tanpa satu pun menit bermain, meskipun tampil gemilang di bawah asuhan Michael Carrick musim lalu di kompetisi domestik.

Butt serukan boikot laga ‘tidak penting’

Berita cedera tersebut muncul setelah pekan yang diwarnai kontroversi, di mana mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, secara mengejutkan menyarankan agar Mainoo berpura-pura cedera demi tidak tampil di laga perebutan tempat ketiga yang ia sebut “tidak penting”. Butt mengkritik keras cara Tuchel memperlakukan pemain muda tersebut, terutama setelah Inggris disingkirkan oleh Argentina di babak semifinal.

“Jika saya jadi Kobbie Mainoo, saya tidak akan mau bermain. Saya akan bilang saya cedera,” kata Butt. “Pertandingannya tidak berarti, apalagi setelah diperlakukan seperti itu. Dia belum bermain sama sekali, dan sekarang disuruh tampil di laga yang tidak ada artinya ini dan berisiko cedera sepanjang musim… tidak.”

Neville menuntut penjelasan untuk pemain muda

Keputusan untuk tidak memainkan Mainoo selama babak gugur memicu perdebatan sengit, dengan banyak penggemar dan pengamat mempertanyakan alasan sang gelandang diabaikan saat kekalahan di semifinal. Gary Neville turut menambahkan kritiknya dalam acara The Overlap, dengan menyatakan bahwa Mainoo berhak menuntut penjelasan atas minimnya kesempatan bermain. Neville juga menyoroti kondisi Declan Rice yang terlihat kelelahan setelah berjuang melawan sakit dan cedera, sementara Mainoo tetap duduk di bangku cadangan.

Setelah laga semifinal, Neville mengatakan: “Sejujurnya, kami benar-benar kehabisan tenaga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan. Kami terus terdesak, dan para gelandang akhirnya mundur karena kakinya sudah tidak kuat lagi. Kalau kamu lihat hari ini, Declan jelas tidak dalam kondisi terbaik sejak awal, bukan? Itu masalah besar bagi kami. Energi dan kecepatannya untuk merebut bola tidak ada. Kobbie Mainoo pasti akan bertanya-tanya tentang hal itu, bukan?”

Kekhawatiran di Old Trafford jelang musim baru

Kabar ini tentu menjadi kekhawatiran besar bagi Carrick dan staf pelatih Manchester United di Inggris. Mainoo tampil gemilang di bawah asuhan Carrick pada paruh kedua musim Liga Premier sebelumnya, dan dengan musim baru yang segera dimulai, Setan Merah tidak bisa kehilangan motor lini tengah mereka akibat cedera punggung jangka panjang.

Manchester United dijadwalkan memulai kampanye domestik mereka melawan Hull City pada 22 Agustus, memberi Mainoo waktu sekitar satu bulan untuk pulih dari cedera yang oleh Tuchel disebut sebagai “rasa sakit tajam”. Setelah musim panas yang melelahkan dan berakhir dengan frustrasi di Amerika Utara, pemain berusia 21 tahun itu kini harus fokus pada proses pemulihannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.