Stok Menipis, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Stabil Rp 80.000/Kilogram
Mawaddatul Husna July 19, 2026 08:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Persediaan (stok) biji kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh dilaporkan mulai menipis di pasaran, Minggu (19/7/2026).

Kendati demikian, harga jual komoditas tersebut terpantau masih stabil diangka Rp 80.000 per kilogram.

Kondisi menipisnya stok ini dibenarkan oleh Sabri alias Win, salah seorang pengepul (tauke) kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Kabupaten Aceh Tenggara.

“Stok biji kakao memang sedang menipis di pasaran.

Namun, untuk harga kakao kering di tingkat petani saat ini masih stabil yakni Rp 80.000 per kilogram,” ujar Sabri kepada TribunGayo.com.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wasmar, salah seorang petani kakao di desa yang sama.

Menurutnya, kelangkaan barang di pasaran terjadi karena saat ini belum memasuki musim panen raya.

Petani Berharap Harga Kembali Melejit

Meski harga saat ini tergolong stabil, para petani lokal tetap menaruh harapan besar agar harga kakao bisa naik lagi ke level tertinggi demi meningkatkan kesejahteraan para petani.

"Semoga harga kakao kering bisa kembali naik ke level tertinggi.

Dengan begitu, perekonomian masyarakat petani kakao di Aceh Tenggara bisa lebih terdongkrak," harap Wasmar. (*)

Baca juga: 57 Kute di Kabupaten Aceh Tenggara Terima Dana Desa Tahap II

Baca juga: Harga Pakan Ternak Unggas di Aceh Tenggara Naik, Pengamat: Harus Ada Pabrik Pengolahan

Baca juga: BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Aceh Tenggara Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Minggu 19 Juli 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.