Bus Tambang vs Minibus Pariwisata di Tanahlaut, Sembilan Belas Orang Langsung Dievakuasi
M.Risman Noor July 19, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Tragedi di jalan raya di wilayah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, kembali terjadi, Minggu (19/7/2026) dinihari.  

Kali ini di wilayah Kecamatan Jorong. Tepatnya di sekitar jembatan Asam-Asam.

Suasana senyap di wilayah setempat pun mendadak berubah riuh setelah bus operasional tambang dan minibus pariwisata terlibat kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 04.30 Wita.

Kerasnya benturan membuat belasan penumpang dikabarkan mengalami luka-luka. Tersebutkan, jumlah korban sebanyak 19 orang.

Mereka langsung dievakuasi ke IGD Klinik Mitra Sehat Asam-Asam dan sebagian lagi  ke IGD RS KH Mansyur Kintap untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Mulai Besok, Polsek di Tapin Tak Lagi Layani Penerbitan SKCK, Ini Lokasi Pelayanan Barunya

Baca juga: BRIN Teliti Situs di Goa Lowo Kelumpang Hilir Kotabaru, Ada Indikasi Endapan Purba

Pendataan korban masih dilakukan oleh petugas, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara kepolisian mengindikasikan kecelakaan dipicu minibus yang diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan saat melintasi tikungan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, personelnya langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan masyarakat. 

Polisi kemudian mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi para korban.

Rahmad menuturkan dari hasil olah TKP sementara, kendaraan Isuzu Elf yang datang dari arah Pelaihari menuju Kintap diduga oleng ke kanan jalan saat berada di tikungan. 

"Dari arah berlawanan melaju bus operasional tambang sehingga tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat," ujar Rahmad.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Nasional kawasan Sei Banta RT 12, Desa Asam-Asam. 

Akibat benturan keras itu, berdasarkan data kepolisian, sebanyak 13 orang mengalami luka ringan. Tidak ada korban meninggal maupun luka berat.

Sementara itu pengemudi Elf kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Pelaihari karena mengalami patah kaki kanan.

Pengemudi Isuzu Elf berinisial W (49) mengalami patah kaki kanan, luka pada tangan kanan, serta mengeluhkan sesak di bagian dada. 

Sementara sopir bus tambang berinisial MH (21) mengalami luka pada kaki kanan dan kepala.

Baca juga: Sahrujani Ajak Pemuda Bangkit Bersama Membangun Banua

Selain kedua sopir, sedikitnya 11 penumpang Elf mengalami berbagai luka, mulai dari luka robek di kepala dan bibir, memar pada kaki dan lengan, dugaan patah tulang, hingga pendarahan di bagian telinga. 

Salah seorang korban berinisial R (42) dilaporkan mengalami patah lutut kanan, sedangkan korban berinisial S (39) diduga mengalami patah kaki. 
Seorang anak berusia enam tahun berinisial MHA juga mengalami memar pada kaki kiri. (banjarmasinpost.co.id/banyulangit)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.