Grid.ID – Perseteruan Vicky Prasetyo dan Fangfang, perempuan yang mengaku sebagai istri sirinya, tengah memanas. Psikolog Lita Gading pun ikut angkat bicara tentang masalah ini.
Seperti diketahui, Vicky Prasetyo jadi sorotan usai kemunculan Fangfang yang mengaku sebagai istri sirinya dan ditelantarkan saat hamil tua.
Fangfang yang dulunya merupakan seorang pengusaha di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, lantas menutup usaha untuk menyusul Vicky Prasetyo ke Jakarta untuk meminta pertanggungjawaban sang artis atas kehamilannya.
Akan tetapi, ia baru-baru ini mengaku telah melahirkan sang bayi tanpa didampingi Vicky, bahkan tak mendapatkan biaya persalinan sepeser pun.
Melansir Kompas.com pada Sabtu (18/7/2026), Fangfang melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 3,4 kg. Bayi tersebut ternyata disebut sudah lahir sejak hari Selasa, empat, hari lebih cepat dari hari perkiraan sebelumnya pada 17 Juli 2026.
"Anggap saja si VP memberikan dalil 'saya tahunya Jumat,' kalau tahunya Jumat, kenapa sampai hari ini Kamis, tidak ada kabar realisasi perlengkapan bayi?" kata kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino.
Prahara yang meliputi Vicky Prasetyo dan Fangfang rupanya mendapat sorotan dari psikolog Lita Gading. Menariknya, Lita Gading justru mempertanyakan motif Fangfang hingga bersedia dijadikan istri siri oleh komedian 42 tahun tersebut.
Apalagi Vicky dikenal punya rekam jejak pernikahan yang kontroversial, yakni berkali-kali kawin cerai, termasuk dengan artis Angel Lelga dan Kalina Ocktaranny.
Ditambah lagi dengan pernyataan terbaru Vicky yang mengaku punya delapan anak dari 5 istri.

“Kita semua orang udah tahu dia itu sepak terjangnya seperti apa. Laki-laki yang terus-terus kawin atau nikah dan berapa kali dia bersama wanita-wanita. Digadang-gadang dia punya anak 8 dari 5 istri,” kata Lita Gading di Instagram @lita.gading pada Sabtu (18/7/2026).
“Dari situ aja kita sebagai perempuan waras harusnya mikir ada apa motivasinya mau sama dia. Ya enggak?” ujarnya kemudian.
Tak ayal, Lita Gading mempertanyakan motif di balik sikap Fangfang hingga bersedia menjadi istri siri Vicky Prasetyo.
“Terus yang salah dia (Vicky Prasetyo)? Ya enggak. Dua-duanya salah. Udah jelas-jelas sepak terjangnya seperti itu, latar belakangnya seperti itu. Lha kita sebagai perempuan kok mau sama laki-laki seperti itu, kalau bukan ada motifnya,” tuturnya.
Oleh karenanya, psikolog yang kerap melontarkan kritik sosial di medsos ini mengimbau para perempuan untuk cerdas memilih pasangan dengan memerhatikan bibit, bebet, dan bobot.
“Yuk kita cerdas, yuk kita pinter. Yang perempuan harusnya kalau kita waras, kita harus melihat bibit, bebet, bobot, apalagi kalau mau dinikah jangan cuma nikmat satu malam. Apalagi kawin siri, apa itu? Emang enak?”
“Gua bukan nyinyir. Saya hanya membuka mata telinga Anda supaya kalian para wanita harus berpikir dengan siapa calon kita menjalani pernikahan tersebut. Kita harus tahu siapa dia sebenarnya. Makanya ati-ati.”
“Eh sekarang malah berkoar-koar. Sori ya untuk kali ini tidak ada women support women karena saya juga (merasa) aneh di sini). Saya juga tidak men-support Vicky ya. No no. Karena apa? Ini udah kesekian kalinya dia melakukan seperti ini,” ujarnya memungkasi.
Unggahan Lita Gading soal perseteruan Vicky Prasetyo dan Fangfang ini sontak mengundang respons dari para netizen. Banyak yang setuju dengan opini sang psikolog.
“Udah tau trek recordnya masih aja kejebak sama buaya buntung, dan sekarang koar-koar di presscon. Hadeuh makin kesini makin kesono,” kata akun @bundanya***.
“Cowonya kan sudah kerjaanya begitu kenapa ko ada cewe mau apa g pernah nonton tv,” kata akun @faria***.