TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Wisatawan asal Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Muhammad Rizki (20), yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, kini akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat pencarian, Senin (20/7/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 03.20 WIB di bibir Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di kawasan Pos 5 atau Sunset Pangandaran.
Jenazah pertama kali diketahui oleh seorang pengunjung yang hendak beraktivitas menjelang waktu subuh.
Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang wisatawan yang menemukan sesosok jenazah tergeletak di bibir pantai.
"Saya mendapat telepon bahwa korban ditemukan oleh seorang wisatawan. Saya juga hendak berangkat ke masjid," ujar Sakio dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Senin (20/7/2026) pagi.
Menurutnya, kondisi jasad korban secara umum masih utuh.
Baca juga: Hari Ketiga, Tim SAR Kerahkan Jet Ski Cari Wisatawan Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran
Namun, terdapat sejumlah bekas gigitan ikan di beberapa bagian tubuh sehingga kulit mengalami kerusakan.
"Secara umum tubuh korban masih utuh, tapi banyak bekas gigitan ikan di beberapa bagian tubuh. Kemungkinan dimakan ikan selama berada di laut," katanya.
Setelah menerima laporan, tim SAR Barakuda bersama kepolisian segera melakukan evakuasi sekitar pukul 04.00 WIB.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan kendaraan kepolisian ke RSUD Pandega Pangandaran untuk proses pemulasaraan.
"Setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah langsung diberangkatkan ke rumah duka di Bandung setelah waktu subuh," ucap Sakio.
Sebelumnya, Muhammad Rizki dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain boogie board di kawasan Pantai Barat Pangandaran pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa terjadi di area antara Pos 3 dan Pos 4, tepatnya di depan Hotel Menara Laut.
Saat itu korban bersama dua rekannya yang tetap bermain di laut meski waktu berenang yang diizinkan sudah berakhir.
Dua rekannya berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista dan nelayan, sementara Muhammad Rizki hilang terseret arus hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di kawasan Pos 5 Pantai Barat Pangandaran. *