SURYA.co.id LAMONGAN – Persela Lamongan resmi menggandeng Octagon sebagai apparel resmi tim untuk mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.
Kerja sama tersebut diumumkan dalam peluncuran yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (19/7/2026).
Kolaborasi ini bukan sekadar penunjukan penyedia perlengkapan tim, tetapi juga menjadi bagian dari strategi manajemen Persela dalam membangun kemandirian finansial klub melalui pengembangan sektor bisnis.
Octagon bukan nama baru bagi Laskar Joko Tingkir.
Brand yang berdiri sejak 2020 itu pernah menjadi apparel resmi Persela pada musim yang sama.
Kini, Octagon kembali dipercaya untuk memasok kebutuhan jersey dan perlengkapan tim, sekaligus dikembangkan sebagai unit bisnis milik Persela.
Baca juga: Alasan Bima Sakti Rekrut Juninho Cabral untuk Perkuat Persela Lamongan
Chief Operating Officer (COO) Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan pengembangan Octagon merupakan langkah jangka panjang untuk menciptakan sumber pendapatan baru bagi klub.
"Octagon ini salah satu bisnis Persela. Brand ini bagian dari Persela. Tidak hanya menyuplai kebutuhan jersey dan segala perlengkapan Persela, tapi juga menjadi bisnis yang kita kembangkan untuk Persela," ujar Yunan, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, Persela tidak ingin hanya bergantung pada pemasukan dari sponsor maupun penjualan tiket pertandingan.
Sebab, biaya operasional untuk mengarungi kompetisi profesional membutuhkan anggaran yang sangat besar.
"Mudah-mudahan dengan adanya Mas Adit (Pradita Aditya), ke depannya Persela bisa merambah ke bisnis yang lain, sehingga bisa jadi salah satu sumber pendapatan Persela. Sebab dalam mengarungi kompetisi butuh dana yang tidak sedikit," katanya.
Sementara itu, Chief Financial Officer (CFO) Persela Lamongan, Pradita Aditya, menegaskan manajemen telah menyiapkan investasi yang cukup besar untuk mengembangkan Octagon sebagai brand lokal milik klub.
Menurutnya, Octagon diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan bagi Persela di masa mendatang.
"Kami serius dalam mengembangkan brand ini dan melakukan investasi yang cukup besar. Kami ingin brand yang kami develop sendiri ini menjadi salah satu income stream yang cukup besar bagi Persela," ujar Pradita.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Octagon menggandeng desainer kenamaan Indonesia, Fajar Ramadhan atau yang dikenal dengan nama Fajarrusalem, untuk merancang desain berbagai produk apparel Persela.
"Octagon ini milik kita dan kita develop sendiri, kita pasarkan sendiri, dan kami serius dalam mengembangkan Octagon ini," tambahnya.
Untuk memperluas pemasaran, Persela juga telah membuka sejumlah Persela Store di beberapa wilayah Lamongan, di antaranya Kecamatan Babat, Karanggeneng, dan Ngimbang.
Keberadaan toko resmi tersebut diharapkan memudahkan suporter memperoleh produk original Persela sekaligus memperkuat distribusi apparel yang dikembangkan klub.
"Persela Store menjadi distribution channel kami. Ketika brand ini sudah dikenal dan diminati, tentu masyarakat membutuhkan tempat untuk membeli produknya. Harapannya, dengan adanya cabang-cabang Persela Store, teman-teman suporter semakin mudah mendapatkan produk yang kami kembangkan," pungkas Pradita.