Spanyol 1-0 Argentina (Perpanjangan Waktu): Ferran Torres Antar Juara Eropa Raih Gelar Piala Dunia
Agus Firmansyah July 20, 2026 02:11 PM

Mantan bintang Manchester City menjadi penentu kemenangan di New Jersey.

Pemain pengganti super Ferran Torres membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia putra kedua mereka, sementara apa yang tampak sebagai tarian terakhir Lionel Messi berakhir dengan kekalahan 1-0 setelah perpanjangan waktu, di mana Argentina bermain dengan 10 pemain.

Dipromosikan sebagai partai final besar antara juara Amerika Selatan dan juara Eropa, pertandingan ini berubah menjadi duel antara pertahanan dan serangan, dengan sang juara bertahan menunjukkan semangat namun sedikit kreativitas.

Argentina tampil goyah dan gagal melepaskan satu pun tembakan selama 90 menit. Hanya aksi heroik Emiliano Martinez yang mampu menahan Spanyol, termasuk menggagalkan usaha tendangan bebas pemain muda Lamine Yamal yang nyaris menjadi gol penentu kemenangan.

Juara bertahan kehilangan Enzo Fernandez setelah menerima kartu kuning kedua yang tidak perlu tepat sebelum perpanjangan waktu dimulai. Tim asuhan Lionel Scaloni yang tampil lesu terus kesulitan menghadapi permainan elegan dan penguasaan bola tim Luis de la Fuente.

Spanyol terus menekan dan akhirnya pemain pengganti Torres mencetak gol pada awal babak kedua perpanjangan waktu.

Argentina gagal mencetak gol penyeimbang dan tampil jauh dari performa yang membuat mereka menyingkirkan Inggris di semifinal pada Rabu lalu.

Emosi memuncak saat peluit panjang berbunyi yang menandai awal perayaan Spanyol, sekaligus mengakhiri perjalanan Lionel Messi yang berusia 39 tahun di panggung Piala Dunia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut hadir di antara penonton terkenal di Stadion MetLife, di mana upacara penutupan yang sarat dengan kemegahan khas Amerika menyebabkan kick-off tertunda lima menit.

Tom Cruise memberikan pidato yang canggung dan penyiar ring Michael Buffer berteriak “let’s get ready to rumble”, yang kembali diartikan Argentina sebagai ajakan bermain keras terhadap lawannya.

Wasit Slavko Vincic tampil sama lunaknya seperti ofisial pada laga melawan Inggris, sementara sang juara bertahan berusaha menghentikan permainan sabar dan taktis Spanyol dengan pelanggaran-pelanggaran keras.

Yamal memaksa Martinez melakukan penyelamatan pertama dari banyak yang akan datang, namun tempo permainan berjalan lambat di bawah terik matahari New Jersey. Kiper nomor satu Argentina dengan mudah menangkap tembakan Mikel Oyarzabal dan beruntung melihat tendangan Marc Cucurella melenceng tipis.

Babak pertama yang tegang namun tidak berkesan disusul oleh jeda paruh waktu yang aneh, menampilkan Ronaldo dan Ronaldinho mengendarai mobil bersama Madonna hingga kemunculan para Muppets, menghasilkan jeda selama 27 menit 20 detik.

Spanyol tetap mendominasi setelah pertunjukan paruh waktu pertama dalam sejarah Piala Dunia itu dan tidak terpengaruh oleh intimidasi Argentina.

Martinez menggagalkan peluang Dani Olmo, lalu Torres yang baru masuk juga gagal memanfaatkan sundulan kuatnya sementara Argentina tetap bertahan tanpa melepaskan tembakan.

Skuad Scaloni tak menemukan jawaban ketika Pedri mencoba peruntungan dan Pau Cubarsi memaksa Martinez melakukan penyelamatan dari jarak jauh.

Martinez kembali menepis sundulan Aymeric Laporte dan Torres gagal mengarahkan bola tepat sasaran saat serangan Spanyol terus berlanjut. Gelandang Argentina Fernandez mendapat kartu kuning sebelum akhir waktu normal yang penuh ketegangan.

Martinez menepis tembakan Nico Williams, sementara Fernandez melakukan pelanggaran keras terhadap Cubarsi dalam upaya merebut bola, yang membuatnya mendapat kartu kuning kedua—keputusan yang sempat ia protes keras.

Itu menjadi kesalahan fatal di masa tambahan waktu yang hampir saja diikuti dengan gol kemenangan Spanyol, andai bukan karena penyelamatan gemilang Martinez. Yamal melepaskan tendangan bebas sejauh 25 yard menuju pojok atas, namun berhasil digagalkan kiper Aston Villa itu.

Argentina bertahan hingga perpanjangan waktu, tetapi pertunjukan Martinez berlanjut tanpa henti.

Kiper Aston Villa itu menahan tembakan Williams sebelum lega melihat gol Spanyol dianulir karena pelanggaran dalam proses terciptanya gol tersebut.

Mikel Merino nyaris mencetak gol lewat sundulan keras saat Spanyol terus menekan, dan akhirnya gol yang ditunggu datang kurang dari satu menit setelah babak kedua perpanjangan waktu dimulai.

Williams menyambut umpan silang dengan sundulan ke arah Torres yang kemudian melepaskan tendangan keras ke gawang, memicu perayaan liar ketika para pemain cadangan berlarian ke lapangan.

Torres sempat tampak menegaskan kemenangan saat menaklukkan Martinez untuk kedua kalinya, namun gol tersebut dianulir karena offside dalam proses build-up, menjaga asa Argentina tetap hidup sejenak.

Spanyol nyaris kebobolan saat umpan silang Argentina hampir menemukan sasarannya, begitu juga ketika Giuliano Simeone menembak melambung, tetapi tidak ada akhir dramatis yang terjadi.

Spanyol merayakan sejarah sebagai negara pertama yang memegang gelar Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan, sementara ketegangan meningkat setelah peluit akhir pertandingan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.