Kylian Mbappe kembali menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia dengan meraih Sepatu Emas Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah mencetak sepuluh gol dalam delapan pertandingan di turnamen 2026. Kapten tim nasional Prancis itu menjadi pemain pertama sejak Gerd Muller pada tahun 1970 yang mampu mencapai dua digit gol dalam satu edisi Piala Dunia, meskipun pencapaian pribadinya terjadi di tengah hasil akhir yang mengecewakan bagi timnya.
Mbappe menulis ulang buku rekor Piala Dunia dengan menuntaskan turnamen sebagai pencetak gol terbanyak, mengoleksi sepuluh gol dari delapan laga. Penyerang Real Madrid tersebut menjadi pemain pertama dalam lebih dari lima dekade yang mencapai angka tersebut, menegaskan kembali statusnya sebagai salah satu pemain paling berprestasi di panggung internasional.
Pencapaian bersejarah itu diraih Mbappe dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris, di mana ia mencetak dua gol meski Les Bleus harus menelan kekalahan dramatis 6-4. Prancis gagal melaju ke final setelah disingkirkan oleh juara akhirnya, Spanyol, di babak semifinal, membuat pencapaian individu Mbappe sedikit tertutup oleh kekecewaan tim secara keseluruhan.
Setelah pertandingan perebutan tempat ketiga, Mbappe mengakui bahwa penghargaan Sepatu Emas tersebut menghadirkan perasaan yang campur aduk karena Prancis gagal mencapai final. Ia mengatakan kepada para wartawan: “Ketika Anda mencetak begitu banyak gol di Piala Dunia, itu tentu membawa Anda ke level yang berbeda. Tetapi saya akan lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak dan bermain di final. Ini bagus untuk warisan saya setelah pensiun nanti, tapi saat ini, itu bukan hal yang ada dalam pikiran saya.”
Perjalanan Mbappe menuju sepuluh gol dimulai sejak babak penyisihan grup, di mana ia tampil tajam sejak menit pertama dengan mencetak dua gol masing-masing ke gawang Senegal dan Irak. Performa impresifnya berlanjut di babak gugur dengan dua gol melawan Swedia di babak 32 besar. Penyerang Real Madrid itu kemudian menambah satu gol ke gawang Paraguay dan satu lagi melawan Maroko, sebelum mencapai total sepuluh gol berkat dua golnya ke gawang Inggris.
Setelah menuntaskan turnamen bersejarah lainnya, Mbappe kini akan kembali fokus ke level klub bersama Real Madrid. Dengan tambahan Sepatu Emas keduanya ke dalam daftar panjang penghargaan, sang kapten timnas Prancis bertekad untuk mengubah kesuksesan individunya menjadi prestasi kolektif ketika turnamen internasional besar berikutnya tiba.