TRIBUNJOGJA.COM– Tribunners, pernah merasa bingung ingin mulai menonton film Spider-Man dari judul yang mana? Wajar saja.
Sosok manusia laba-laba ini telah hadir dalam berbagai versi film dengan pemeran yang berbeda-beda, mulai dari Tobey Maguire, Andrew Garfield, hingga Tom Holland.
Bagi yang baru ingin menikmati petualangan Spider-Man, banyaknya judul film sering kali membuat bingung. Haruskah menonton sesuai tahun rilis? Atau mengikuti kronologi ceritanya?
Belum lagi ada film-film Marvel lain yang ikut terhubung dengan perjalanan Peter Parker.
Tenang, Tribunners tidak sendirian. Agar pengalaman menonton terasa lebih seru dan setiap momen penting tidak terlewat, berikut urutan nonton film Spider-Man sesuai alur cerita.
Mengapa Urutan Film Spider-Man Terasa Membingungkan?
Berbeda dengan beberapa karakter Marvel lainnya, Spider-Man memiliki perjalanan yang cukup unik di layar lebar.
Perjalanan Spider-Man di bioskop terbilang unik dibanding pahlawan Marvel lainnya. Karakter Peter Parker sudah berulang kali mengalami reboot dengan aktor dan semesta yang berganti-ganti.
Selain itu, Kehadiran Spider-Man versi Tom Holland di Marvel Cinematic Universe (MCU) makin menghubungkan kisahnya ke deretan film Avengers.
Situasi menjadi semakin menarik saat konsep multiverse diperkenalkan dalam Spider-Man: No Way Home, yang mempertemukan beberapa generasi Spider-Man dalam satu film.
1. Spider-Man (2002)
Petualangan dimulai dari film garapan sutradara Sam Raimi yang dibintangi Tobey Maguire sebagai Peter Parker.
Film ini menceritakan kehidupan Peter sebagai siswa SMA yang berubah drastis setelah digigit laba-laba hasil rekayasa genetika.
Sejak saat itu, Peter memperoleh kemampuan luar biasa, seperti memanjat dinding, memiliki refleks cepat, dan kekuatan fisik yang jauh di atas manusia biasa.
Di film inilah penonton pertama kali diperkenalkan pada musuh ikonik Green Goblin serta pesan legendaris dari Paman Ben, "Dengan kekuatan besar datang tanggung jawab yang besar."
2. Spider-Man 2 (2004)
Setelah menjadi pahlawan kota New York, Peter mulai menghadapi dilema antara kehidupan pribadi dan tugasnya sebagai Spider-Man.
Film kedua menghadirkan Doctor Octopus atau Otto Octavius sebagai lawan utama.
Selain menyuguhkan aksi yang spektakuler, cerita dalam film ini juga memperlihatkan perjuangan Peter mempertahankan identitasnya di bawah himpitan tekanan hidup.
3. Spider-Man 3 (2007)
Film ketiga ini menjadi penutup dari era Spider-Man versi Tobey Maguire.
Di seri penutup ini, Peter Parker harus berhadapan dengan tiga ancaman sekaligus yakni Sandman, Harry Osborn yang meneruskan jejak Green Goblin, dan Venom.
Cerita juga menyoroti pengaruh symbiote hitam yang mengubah kepribadian Peter menjadi lebih emosional dan penuh amarah sebelum akhirnya melahirkan sosok Venom.
4. The Amazing Spider-Man (2012)
Usai trilogi Sam Raimi selesai, Spider-Man terlahir kembali lewat versi baru yang dibintangi Andrew Garfield.
Walau tetap mengangkat kisah Peter Parker, film ini berdiri di semesta tersendiri dan tidak ada kaitannya dengan versi Tobey Maguire.
Jalan cerita kali ini lebih menyoroti dinamika hubungannya dengan Gwen Stacy serta teka-teki rahasia orang tuanya.
Di seri ini, Peter harus bertarung menghadapi Dr. Curt Connors yang bertransformasi menjadi Lizard.
5. The Amazing Spider-Man 2 (2014)
Petualangan Andrew Garfield berlanjut saat ia harus bersimpangan jalan dengan Electro sebagai ancaman terbesarnya.
Di balik skala pertempuran yang makin megah, film ini menyisipkan salah satu momen paling membekas dan menguras emosi dalam sejarah Spider-Man lewat takdir tragis Gwen Stacy.
Meskipun perjalanannya terhenti di film kedua, Spider-Man versi Andrew Garfield punya tempat tersendiri di hati penggemar.
Karakter yang diperankan berhasil membawa sosok Peter Parker yang tengil, penuh humor, namun menyimpan kepedulian yang begitu besar terhadap orang-orang di sekitarnya.
6. Captain America: Civil War (2016)
Nah, jangan langsung melompat ke Spider-Man: Homecoming. Ada satu film penting yang sebaiknya ditonton terlebih dahulu.
Di sinilah Tom Holland pertama kali muncul sebagai Peter Parker.
Tony Stark merekrutnya untuk membantu menghadapi konflik besar ditengah panasnya perselisihan antara Captain America dan Iron Man.
Meski jatah tampilnya belum terlalu banyak, kemunculannya di sini jadi panggung perdana yang menandai langkah awal Spider-Man masuk ke dalam Marvel Cinematic Universe.
7. Spider-Man: Homecoming (2017)
Kini giliran Peter Parker versi Tom Holland menjadi tokoh utama.
Film ini menceritakan kehidupan Peter sebagai anak SMA biasa yang keteteran membagi waktu antara urusan sekolah, kehidupan remaja, dan tanggung jawabnya sebagai Spider-Man.
Kali ini ia harus membuktikan kemampuannya dengan berhadapan melawan Vulture, sembari dibimbing oleh Tony Stark yang bertindak sebagai mentor.
Dengan nuansa yang santai, ceria, dan kaya humor khas anak muda, film ini pas banget dan ramah buat dinikmati oleh penonton.
8. Avengers: Infinity War (2018)
Kalau ingin mengikuti perjalanan Spider-Man versi MCU secara lengkap, film ini tidak boleh dilewatkan.
Peter bahu-membahu bersama tim Avengers untuk menahan gempuran Thanos yang berambisi mengumpulkan seluruh Infinity Stones.
Film ini menjadi salah satu titik penting dalam mendewasakan karakter Spider-Man sekaligus menyuguhkan salah satu momen paling ikonik yang sukses menguras air mata penonton.
9. Avengers: Endgame (2019)
Klimaks perselisihan melawan Thanos berlanjut dalam Avengers: Endgame.
Bukan sekadar penutup babak besar, film ini membawa dampak luar biasa yang mengubah jalan hidup hampir seluruh pahlawan Marvel, tak terkecuali Peter Parker.
Konsekuensi dan sisa-sisa peristiwa emosional dari film ini pun menjadi jembatan utama yang langsung mengarahkan kita pada alur cerita berikutnya dalam Spider-Man: Far From Home.
10. Spider-Man: Far From Home (2019)
Setelah diterjang guncangan besar di Endgame, Peter berniat rehat sejenak dan menikmati masa-masa lalunya sebagai remaja biasa lewat karyawisata sekolah ke Eropa.
Sayangnya, rencana liburan tenang itu berantakan saat Peter harus berhadapan dengan Mysterio. Sosok asing yang awalnya dikira bakal jadi sekutu baru.
Tak cuma menghadirkan aksi penuh manipulasi, film ini ditutup dengan kejutan besar di akhir cerita yang langsung menebar benih konflik raksasa untuk film selanjutnya..
11. Spider-Man: No Way Home (2021)
Inilah puncak selebrasi Spider-Man yang paling diimpikan oleh para penggemar.
Petaka bermula saat mantra Doctor Strange lepas kendali dan meretakkan batas antar universe (dimensi).
Kekacauan ini tak hanya memanggil kembali para musuh legendaris dari semesta lain, tetapi juga mempertemukan Tom Holland dengan dua pendahulunya, Tobey Maguire dan Andrew Garfield.
Bagi penikmat lama, film ini menyuguhkan momen reuni manis yang sarat nostalgia.
Sementara bagi penonton baru, No Way Home menjadi penutup megah yang membuktikan bagaimana konsep multiverse mampu merajut seluruh perjalanan Spider-Man lintas generasi menjadi satu kisah yang utuh.
12. Spider-Man: Brand New Day (2026)
Nah, Tribunners, setelah menyelesaikan Spider-Man: No Way Home, petualangan Peter Parker berlanjut dalam Spider-Man: Brand New Day.
Film yang disutradarai Destin Daniel Cretton ini kembali dibintangi Tom Holland sebagai Spider-Man.
Kali ini, Peter hidup sendirian di New York setelah seluruh dunia melupakan identitasnya. Di tengah kesepian tersebut, ia harus menghadapi ancaman misterius yang memaksanya bekerja sama dengan Bruce Banner.
Kabar gembiranya dilansir dari situs resmi Marvel, Spider-Man: Brand New Day dijadwalkan tayang pada 31 Juli 2026, sekaligus menjadi babak baru perjalanan Spider-Man di Marvel Cinematic Universe.
Jadi, Harus Mulai dari Mana?
Kalau ingin menikmati seluruh perjalanan Spider-Man tanpa melewatkan perkembangan ceritanya, urutan berikut bisa dijadikan panduan:
Selamat menonton, Tribunners! Enjoy your time. (MG Natasya Aulia)