Laporan Wartawan TribunMadura.com, Rifky Edgar
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Marcos Vinicius mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Arema FC untuk musim 2026/2027.
Pemain asal Brasil itu menyebut, Gabriel Silva menjadi sosok yang paling banyak memberikan gambaran mengenai Singo Edan dan atmosfer sepak bola Indonesia.
Berbekal informasi dari mantan rekan setimnya tersebut, Marcos Vinicius semakin tertarik bergabung dengan Arema FC.
Fanatisme Aremania yang dilihat melalui media sosial juga menjadi salah satu faktor yang menguatkan keputusannya menerima tawaran klub asal Malang, Jawa Timur, itu.
Setelah berkawan dengan Careca dan Diego Landis yang merupakan rekan setim saat di Terengganu FC, hal yang sama juga terjadi kepada Marcos Vinicius.
Bintang Arema FC yang akrab disapa Gabi itu ternyata pernah bermain satu tim dengan Marcos Vinicius saat di Liga Brasil.
Gabi menjadi salah satu faktor utama yang meyakinkan Marcos Vinicius untuk berkarier di Indonesia bersama Arema FC.
Pemain yang berposisi sebagai winger itu memiliki hubungan dekat dengan Gabriel Silva.
Keduanya bukan sosok asing satu sama lain, karena pernah bermain bersama di klub Brasil, Volta Redonda, yang bermarkas di Rio de Janeiro pada 2021.
Persahabatan yang terjalin sejak di Brasil membuat Gabi menjadi sumber informasi utama bagi Marcos Vinicius mengenai Arema FC.
Baca juga: Arema FC Lepas 16 Pemain, Rekrut 10 Wajah Baru, Berikut Daftar 34 Skuad Singo Edan
Dari komunikasi tersebut, Marcos Vinicius mulai mengenal lebih jauh kultur sepak bola Indonesia, termasuk besarnya dukungan Aremania.
"Saya sudah lama memantau Arema. Saya dan Gabi pernah bermain bersama dalam waktu yang lama," katanya, Minggu (19/7/2026).
"Lewat dia, saya mulai mengikuti perkembangan Arema di media sosial," tambahnya.
Informasi yang diberikan Gabi itulah yang membuat ketertarikan Marcos Vinicius terhadap Arema FC semakin besar.
Ia mengaku terkesan dengan fanatisme Aremania yang kerap dilihatnya melalui media sosial maupun berbagai tayangan pertandingan.
Menurutnya, dukungan suporter menjadi salah satu alasan yang membuat dirinya tertantang menerima tawaran Arema FC meski harus melalui proses transfer yang tidak mudah.
"Saya tahu tim ini punya suporter yang sangat fanatik dan penuh gairah," ujarnya.
"Saya berharap bisa menandai musim ini dengan performa yang hebat," ungkapnya.
Baca juga: Transfer Arema FC Memanas, Careca Dikabarkan segera Merapat ke Malang Usai Tinggalkan Terengganu FC
Meski demikian, kedatangan Marcos Vinicius ke Arema FC ternyata tidak terjadi secara instan.
Pemain berusia 29 tahun itu harus melewati proses panjang sebelum akhirnya resmi berseragam Singo Edan untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Marcos Vinicius mengungkapkan, proses kepindahannya sempat terhambat karena dirinya masih terikat kontrak dengan klub lamanya di Brasil.
Situasi tersebut membuat negosiasi berlangsung cukup rumit hingga ia harus turun tangan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan kontraknya.
Ia bahkan menemui petinggi klub dan melakukan pembicaraan khusus dengan presiden klub agar kontraknya dapat diakhiri lebih cepat, sehingga bisa bergabung dengan Arema FC.
Baca juga: Yann Mabella Takjub Atmosfer Bonek di GBT, Striker Baru Persebaya Berjanji Buat Bangga Musim Ini
"Kasus saya sedikit lebih rumit karena awalnya saya masih terikat kontrak aktif di Brasil," ujarnya.
"Saya meminta langsung kepada pemilik klub di sana untuk menyelesaikan kontrak," tambahnya.
"Saya sangat senang semua selesai dan kini bisa berada di sini," tandasnya.