Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Belasan santriwati Yayasan Al Hidayah Masohi, Maluku Tengah diduga mengalami gangguan kesehatan atau sakit usai berbuka puasa dengan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (20/7/2026).
Menu MBG diperoleh santriwati dari SMA Muhammadiyah Masohi yang merupakan tempat mereka menempuh pendidikan.
Usai mendengar kabar tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku Tengah langsung meninjau lokasi di hari kejadian pada pukul 23.00 WIT.
Demikian disampaikan pegawai Dinkes Maluku Tengah, Ati Latuconsina yang merupakan koordinator dari petugas penanganan dugaan keracunan MBG santriwati di Yayasan Al Hidayah.
Kepada TribunAmbon, Selasa (21/7/2026), Ati Latuconsina mengaku pihaknya telah mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji lab lebih lanjut.
"Beredar di Media Sosial ada yang masukan status tentang dugaan keracunan MBG. Terus saya dan beberapa rekan langsung datang ke panti sekitar jam 11 malam. Tujuannya untuk mengamankan makanan (sampel)," ujar Ati.
Sampel yang diamankan berupa tempe dan sambal, pasalnya lauk dan lainnya habis disantap para santriwati.
"Yang sudah dimakan itu, ada sisanya untuk dilakukan uji lab. Pas kami datang ditemukan ada tempe sama sambal, itu karena makanannya (lauk) semuanya sudah dicampur jadi satu. Jadi nasinya memang habis, ayamnya juga habis hanya sisa sambal sama tempe. kita amankan sementara di kulkas lab, untuk dibawa pemeriksaan lebih lanjut," terang Ati.
Baca juga: PLN Perkuat Komitmen Transisi Energi melalui Pemanfaatan Kendaraan Listrik Operasional
Baca juga: Sejumlah Anak Yayasan Al Hidayah Masohi Diduga Sakit Usai Buka Puasa Santap Lauk MBG