Nico Williams mendedikasikan kemenangan Piala Dunia Spanyol kepada 'idola' Neymar setelah final indah melawan Argentina
Budi Santoso July 21, 2026 07:08 PM

Penyerang Spanyol, Nico Williams, mendedikasikan kemenangan bersejarah La Roja di final Piala Dunia atas Argentina kepada "idola"-nya, Neymar. Bintang Athletic Club itu memberikan assist krusial di babak perpanjangan waktu untuk gol kemenangan Ferran Torres di Stadion New York New Jersey, memastikan negaranya meraih gelar dunia kedua mereka dan menyamai rekor Prancis serta Uruguay.

La Roja amankan kemenangan

Sang juara Eropa berhasil mengamankan trofi tertinggi setelah mengalahkan lawan yang bermain dengan sepuluh pemain di babak perpanjangan waktu. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan sepanjang pertandingan, mencatat total 20 tembakan ke gawang Argentina yang bermain sangat defensif dan hanya mampu melepaskan tiga tembakan. Williams, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, langsung memberikan dampak besar bagi lini depan Spanyol yang terus menekan pertahanan kukuh Albiceleste.

Williams memuji idola sepak bolanya

Pemain berusia 24 tahun itu tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah peluit akhir dibunyikan dan secara mengejutkan mendedikasikan trofi terbesar sepak bola dunia tersebut kepada pemain nomor 10 Brasil, yang tersingkir bersama Selecao di babak 16 besar. Dalam wawancaranya dengan Caze TV, Williams mengatakan: "Sangat bahagia, bagi saya ini adalah hal yang paling indah. Saya mengidolakan Neymar, saya berharap dia menonton kami, ini juga untuknya."

Torres pastikan kemenangan bersejarah

Laga final yang panas di bawah terik matahari berubah menjadi keuntungan besar bagi Spanyol menjelang babak tambahan, setelah Enzo Fernandez diusir keluar lapangan karena pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi. Gol pembuka akhirnya tercipta di awal babak kedua perpanjangan waktu ketika Williams berlari di sisi sayap dan memberikan umpan sundulan sempurna ke arah mantan penyerang Manchester City, Ferran Torres, yang menuntaskan dengan penyelesaian klinis. Williams sendiri sebenarnya sempat mencetak gol lebih awal, namun dianulir karena pelanggaran yang dilakukan Mikel Merino terhadap Nicolas Otamendi.

Langkah berikutnya

Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi La Roja sebagai negara pertama yang secara bersamaan memegang gelar juara dunia untuk tim putra dan putri. Skuad muda yang dipenuhi talenta luar biasa seperti Lamine Yamal diperkirakan akan terus mempertahankan dominasi mereka menjelang siklus turnamen berikutnya setelah jeda internasional. Sementara itu, fokus Williams akan segera kembali ke tugas klub bersama Athletic Club, namun ia akan menikmati liburan yang pantas didapatkan terlebih dahulu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.