Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kecelakaan Maut Jalan Solo-Ngawi merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Karanganyar.
Insiden yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan mobil Isuzu Panther itu terjadi di sebelah barat SPBU Jatisumo, Desa Jatisumo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh.
Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satrio Leksono mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 6828 CAE dan mobil Isuzu Panther bernomor polisi AD 1029 CE.
"Kecelakaan itu melibatkan motor Honda Beat dengan nopol AD 6828 CAE dengan mobil Isuzu Panther dengan nopol AD 1029 CE," kata Kukuh, Selasa (21/7/2026).
Kukuh menjelaskan, pengendara Honda Beat bernama Sandy Putra Nalendra (21), warga Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, melaju dari arah barat ke timur.
Sementara itu, mobil Isuzu Panther yang dikemudikan Mukarom Achsane (70), warga Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, melaju dari arah berlawanan.
Menurut Kukuh, sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mengerem secara mendadak hingga terjatuh.
Pada saat bersamaan, mobil Isuzu Panther sudah berada dekat dengan lokasi sehingga tubuh korban membentur badan kendaraan tersebut.
"Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mengerem mendadak dan terjatuh, sementara mobil mendekat ke lokasi hingga pengendara motor itu terjatuh dan membentur badan mobil itu," kata dia.
Baca juga: Kecelakaan Dua Truk di Sambungmacan Sragen, Hino Ranger Masuk Saluran Air
Akibat benturan tersebut, Sandy Putra Nalendra meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kukuh menyebut korban mengalami luka berat.
Sementara itu, Ketua PSC 119 Kabupaten Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengatakan tim PSC 119 Sukowati bersama Puskesmas Sambungmacan 1 langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal di lokasi, korban mengalami patah tulang leher tertutup, luka robek di dagu, kepala bagian belakang, dan dada, patah tulang terbuka pada lengan kanan serta tungkai kaki, hingga pendarahan aktif dari hidung dan telinga.
"Setelah menerima informasi, tim PSC 119 Sukowati berkoordinasi dengan Puskesmas Sambungmacan 1 langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pertolongan dan asesmen awal. Namun, saat tim tiba di TKP, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Udayanti Proborini.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Dua Truk di Sragen, Ban Hino Ranger Pecah hingga Tabrak Truk Kacang
Usai proses evakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Sambungmacan 1 menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
"Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan Ambulans Puskesmas Sambungmacan 1 menuju ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan medis dan visum lebih lanjut," tambah Udayanti.
(*)