Laporan Wartawan TribunMadura.com, Luhur Pambudi
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kecelakaan yang melibatkan truk kontainer dan sepeda motor di Jalan Raya Kenjeran, Surabaya, arah Jembatan Suramadu, Jawa Timur, terekam kamera dasbor (dashcam) sebuah mobil dan viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, tampak ban truk diduga meletus hingga terlepas dari as roda sebelum terpental ke arah sepeda motor yang melaju di samping kendaraan tersebut.
Akibat insiden itu, pengendara motor dan penumpangnya terjatuh serta mengalami luka ringan.
Polisi menyatakan, perkara tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak.
Video kamera dasbor mobil berdurasi 27 detik diunggah sebuah akun Instagram (IG) @wtfolk.id, pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Tampak ruas jalan yang padat kendaraan.
Mobil perekam berada di lajur kanan.
Sedangkan, truk kontainer bermuatan peti kemas warna hijau 40 feet tampak melaju konstan di lajur kiri. Lalu diikuti oleh sebuah mobil pikap bermuatan tumpukan benda menyerupai kardus.
Pada sela antara sisi truk kontainer dan bodi depan mobil pikap, terdapat dua pengendara motor.
Yakni pengendara motor yang membonceng perempuan berbusana warna merah muda, dan pengendara motor berjaket warna hitam.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Surabaya Honda Supra vs Kawasaki Ninja, Satu Orang Tewas
Kedua pemotor tersebut berangsur-angsur berusaha bermanuver menyalip kendaraan truk kontainer melalui lajur kanan atau tepat depan mobil perekam video dasbor.
Belum juga berhasil menyalip keseluruhan bodi panjang truk kontainer tersebut, tak dinyana-nyana roda belakang sisi kanan dari kepala kabin truk meletus hingga terpental ke arah samping kanan secara cepat hingga mengenai pembatas kanan jalan.
Benturan yang kuat menyebabkan roda tersebut kembali terpental untuk yang kedua kali hingga melayang ke udara sesaat, sebelum akhirnya menimpa pemotor yang membonceng seorang perempuan.
Kedua orang tersebut langsung terjerembap jatuh ke aspal jalanan, sedangkan motor jenis matic yang dikendarai meluncur tanpa awak sesaat hingga merangsek ke kolong ekor trailer.
Berdasarkan pantauan Tribun Madura Network pukul 17.00 WIB, pada Senin (20/7/2026), unggahan tersebut sudah ditonton 2,8 juta kali, lalu dikomentari 1,3 ribu kali, disukai 62,6 ribu akun, dan diunggah ulang (repost) 18,2 ribu kali.
"Sebuah insiden mencekam terjadi di Jalan Kenjeran arah Suramadu pada Sabtu (18/7/2026). Sebuah ban truk kontainer 40 feet meledak dengan keras hingga terlepas dari dudukannya," tulis narasi akun tersebut, seperti yang dilihat Tribun Madura Network, pada Senin (20/7/2026).
Baca juga: Guru Asal Tulungagung Alami Kecelakaan Maut di Trenggalek, Motor Hilang Kendali hingga Masuk Jurang
"Nahas, ban tersebut menghantam dan menimpa sepeda motor yang sedang dikendarai oleh pasangan lansia di jalur yang sama. Kondisi sempat sangat genting karena posisi korban yang nyaris terseret masuk ke kolong truk kontainer tersebut," lanjutnya.
Menurut kesaksian warga, Rosi, dia tidak mengetahui langsung letusan ban truk kontainer tersebut, melainkan cuma melihat kedua korban; pengendara dan penumpang motor terjatuh di tengah jalan.
"Enggak dengar, cuma ngglundung (menggelinding) aja, langsung di belakangnya ada motor. Sudah umur (lansia)," katanya saat ditemui awak media di dekat lokasi, pada Senin (20/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diketahuinya, kedua korban hanya mengalami luka ringan, dan sudah mendapatkan penanganan medis hingga ke rumah sakit terdekat.
Kabarnya, kondisi kedua korban berangsur-angsur membaik.
Bahkan, tak lama kemudian sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumah.
"Cuma luka beset-beset (lecet), sudah dibawa ke RS tapi disuruh rujuk ke rumah," katanya.
Mengenai kejadian meletusnya roda truk berukuran besar yang melintasi akses utama jalan menyeberang Jembatan Suramadu, Rosi mengaku, jarang sekali terjadi.
Baca juga: Sosok Ishak Korban Kecelakaan Tol Malang-Pandaan Dikenal Baik Hati, Warga Berebut Usung Peti Jenazah
Namun, jikalau insiden kecelakaan lalu lintas biasa melibatkan kendaraan lain atau tunggal, memang hampir kerap kali terjadi.
"Enggak pernah (ban truk kontainer meletus). Tapi kalau kecelakaan biasa sering," pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Supriono, mengatakan, insiden kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.
Pengendara motor beserta penumpangnya mengalami luka ringan.
Permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dengan sopir kontainer.
"Informasi dari saksi saat olah TKP tadi sore. Korban pengendara sepeda motor luka ringan dan sudah diselesaikan mandiri dengan sopir atau tidak dilaporkan ke polisi," ujarnya saat dihubungi Tribun Madura Network, pada Senin (20/7/2026).
Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara, secara langsung dengan terjun ke lapangan ataupun memanfaatkan berbagai macam platform media sosial kekinian.
Supriono mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu, peraturan, etika serta kedisiplinan dalam berlalu lintas selama berkendara di jalanan.
Sebelum mulai berkendara jarak jauh atau dekat, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, standar dan aman.
Kemudian, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan memiliki ketahan kuat.
"Jangan memaksakan diri. Kalau merasa tubuh sudah lelah atau mengantuk di perjalanan, segera menepi ke tempat aman atau rest area yang tersedia untuk beristirahat memulihkan kondisi kebugaran dan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan," katanya.
Supriono berharap masyarakat juga proaktif dan tidak segan melaporkan segala bentuk kendala selama di perjalanan kepada anggota Kepolisian yang tersebar di masing-masing pos lalu lintas.
Masyarakat bisa memanfaatkan layanan darurat Polisi Call Center 110 secara gratis selama 24 jam.
"Sudah menjadi tugas pokok dan fungsi kami memberikan pelayanan pada masyarakat semaksimal mungkin. Demi menciptakan situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di tengah masyarakat," pungkasnya.