Pemprov Papua Tengah 'Gaji' Ribuan Balita Rp 250 Ribu per Bulan Sejak Usia Nol Hari
Paul Manahara Tambunan July 21, 2026 08:29 AM

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah siap menggulirkan program kesejahteraan keluarga yang berfokus pada pemenuhan gizi anak usia dini.

Melalui program bertajuk Bangkit Papua Tengah, Pemprov bakal mengucurkan bantuan keuangan rutin bagi seribu balita setiap bulannya.

Program strategis hasil sinergi lintas sektor antara Dinas Sosial, Bapperida, dan Kemitraan Skala ini dijadwalkan meluncur pada Selasa (21/7/2026) pukul 11.00 WIT.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan kehadiran program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjamin tumbuh kembang generasi penerus sejak dini.

Baca juga: Efek Ibu Kota Baru: Nabire Pasang Target Pajak Ambisus Rp100 Miliar

"Setiap anak penerima manfaat akan mendapatkan bantuan langsung sebesar Rp 250.000 per bulan," ujar Meki Nawipa saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Yosim Pancar (Yospan) di Bandara Lama, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Selasa (21/7/2026).

Sasar Anak Usia 0 Hari hingga 4 Tahun

Meki menjelaskan, bantuan keuangan ini menargetkan anak-anak sejak baru lahir (0 hari) hingga berusia empat tahun.

Pada tahap awal pelaksanaan, tercatat ada 1.000 anak di empat kabupaten yang masuk dalam daftar penerima manfaat.

Adapun tujuan utama dari penyaluran insentif ini adalah untuk membantu para orang tua dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi, protein, dan nutrisi penting bagi balita mereka.

Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat rentang usia 0 hingga 4 tahun merupakan periode emas (golden age) tumbuh kembang anak.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan fisik, kesehatan jasmani, serta perkembangan kecerdasan otak anak-anak di masa depan.

Baca juga: Fans di Nabire Yakin Spanyol Rebut Piala Dunia: Mereka Utamakan Kemenangan Bukan Ego!

Dengan asupan nutrisi yang cukup, generasi muda Papua Tengah diharapkan mampu bertumbuh menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi.

"Untuk itu, tahun depan program ini akan diperluas jangkauannya secara merata di Papua Tengah," tegas Meki.

Melalui semangat persatuan dan kolaborasi antara pemerintah serta masyarakat, Meki berharap program Bangkit Papua Tengah ini berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.