Van Gastel Pasang Target Realistis, PSIM Yogyakarta Ingin Lebih Baik dari Musim Lalu
Yoseph Hary W July 21, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, memasang target realistis untuk mengarungi Super League 2026/2027. 

Juru taktik asal Belanda itu ingin Laskar Mataram tampil lebih baik dibanding musim lalu, baik dari segi peringkat maupun kualitas permainan.

Meski demikian, Van Gastel menegaskan target utama timnya tetap memastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. 

Menurutnya, persaingan musim ini diprediksi jauh lebih ketat dibanding musim lalu.

“Ada dua hal yang berbeda. Pertama-tama, target utamanya adalah agar tidak terdegradasi lagi. Dan hal lainnya adalah tujuan ambisius untuk tampil lebih baik dari musim lalu. Tapi itu adalah dua hal yang berbeda,” ujar Van Gastel, Selasa (21/7/2026).

Fokus kumpulkan poin sebanyak mungkin

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menilai PSIM harus fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin pada awal musim sebelum berbicara mengenai target yang lebih tinggi.

“Jadi mari kita fokus terlebih dahulu untuk meraih poin sebanyak mungkin, lalu kita bisa bekerja lebih jauh mengenai hal tersebut. Tapi ya, pada awalnya mari kita berusaha untuk bertahan di kasta tertinggi, karena saya pikir liga ini telah menjadi jauh lebih kuat dibanding musim lalu,” katanya.

Van Gastel menilai meningkatnya kekuatan finansial sejumlah klub promosi membuat persaingan Super League musim ini semakin sengit.

“Karena tim-tim yang promosi memiliki keuangan yang baik, sehingga mereka bisa membelanjakan uang. Dan musim lalu, saya pikir ada beberapa tim yang kesulitan, dan menurut saya musim depan akan jauh lebih kompetitif dibandingkan musim lalu. Jadi mari fokus untuk tidak terdegradasi terlebih dahulu,” ucapnya.

Catatan musim lalu

Pada musim 2025/2026, PSIM menutup kompetisi di peringkat ke-11 klasemen akhir dengan koleksi 45 poin.

Laskar Mataram memiliki poin yang sama dengan Persita Tangerang di posisi ke-10, namun kalah dalam perhitungan head to head dan selisih gol.

Dalam musim pertamanya kembali di kasta tertinggi, PSIM mencatatkan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan dari 34 pertandingan. Tim kebanggaan Yogyakarta itu mencetak 43 gol dan kebobolan 44 gol.

Memasuki musim baru, Van Gastel berharap timnya mampu memperbaiki pencapaian tersebut.

Namun, ia menegaskan langkah pertama yang harus dicapai adalah mengamankan posisi PSIM di Super League sebelum membidik target yang lebih tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.