Pedro dari Pringsewu Antar Akademi Persib Cimahi Jadi Runner-up Gothia Cup U13 2026
Reny Fitriani July 21, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Gregorius Pedro Krisnoval, pemain muda asal Podomoro, Kabupaten Pringsewu, berhasil mewakili Indonesia pada ajang internasional Gothia Cup U13 di Swedia dan membawa timnya meraih posisi runner-up.

Baca Juga: Truk Jaminan Fidusia Dijual ke Luar Daerah, Pria di Pringsewu Terancam 4 Tahun Penjara

Pedro yang lahir pada 13 Januari 2013 itu saat ini berusia 13 tahun.

Ia merupakan putra dari Andreas Dedi Pramono.

Dalam ajang The Youth World Cup 2026 kategori Gothia Cup U13 yang digelar di Swedia, Pedro tergabung bersama Akademi Persib Cimahi yang mewakili Indonesia.

Turnamen sepak bola usia muda bergengsi tersebut diikuti peserta dari 64 negara.

Pada partai final, Akademi Persib Cimahi harus mengakui keunggulan Section Elite Prancis dengan skor 0-2, sehingga menempati posisi juara kedua.

Andreas Dedi Pramono mengatakan, putranya bisa tampil di ajang internasional tersebut setelah Akademi Persib Cimahi meraih juara Regional SKF Meet the World Indonesia.

"Juara Regional SKF Meet the World Indonesia, sehingga Pedro bisa mewakili Indonesia di ajang internasional," kata Dedi, Selasa (21/7/2026).

Ia menuturkan, perjalanan Pedro di dunia sepak bola dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Saat itu, Pedro berlatih di SSB Star Village Wates Timur, Gadingrejo, sebelum kemudian melanjutkan pembinaan di Akademi Persib Cimahi ketika memasuki jenjang SMP.

Dedi mengaku bangga atas pencapaian putranya yang mampu tampil di kancah internasional membawa nama Indonesia.

"Kami bangga anak kami bisa mewakili Indonesia di kancah internasional," ujarnya.

Ia berharap Pedro yang bermain sebagai pemain gelandang dapat terus konsisten dalam berlatih dan mengembangkan kemampuannya agar kelak menjadi pesepak bola profesional.

"Tentunya kami berharap anak kami terus konsisten dalam berlatih dan menjadi pesepak bola profesional. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu meringankan biaya pendidikannya," tambah Dedi.

Prestasi Pedro menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pringsewu, karena mampu menunjukkan bahwa atlet muda daerah memiliki potensi bersaing di tingkat internasional.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya_ 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.