TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Niat mendahului sebuah Bus Primajasa berubah menjadi petaka bagi seorang pemotor berusia 24 tahun di Kabupaten Cirebon.
Saat mencoba menyalip dari sisi kanan, sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan bus hingga terjatuh ke badan jalan dan pengendaranya meninggal dunia setelah tertabrak.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Kanci-Lemahabang, tepatnya di Desa Mertapada Wetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi E 3054 MAF dengan Bus Primajasa bernomor polisi B 7262 FGB.
Yudha menjelaskan, saat kejadian pengendara Honda Beat berinisial IS (24) melaju dari arah Lemahabang menuju Kanci.
Korban kemudian berusaha mendahului bus yang melaju searah di depannya melalui sisi kanan.
Baca juga: Sopir Truk Lalai Jadi Tersangka Laka Maut 12 Tewas di Jalur Pantura Indramayu
"Kendaraan sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah Lemahabang menuju Kanci pada saat mendahului dari sebelah kanan Kendaraan Bus Primajasa yang melaju searah berada di depannya terjadi menyerempet kemudian terjatuh dan tertabrak oleh Kendaraan Bus Primajasa tersebut," ujar Yudha melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2026).
Akibat benturan tersebut, IS, warga Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Akibat kejadian tersebut mengakibatkan pengendara kendaraan sepeda motor Honda Beat meninggal dunia selanjutnya dibawa ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon," ucapnya.
Sementara itu, Bus Primajasa dikemudikan IYS (54), warga Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan dokumentasi yang beredar di media sosial, suasana di lokasi kecelakaan dipenuhi warga yang menyaksikan proses penanganan korban.
Jenazah korban tampak telah ditutup menggunakan terpal berwarna biru di tengah jalan, sementara sepeda motor yang dikendarainya tergeletak tidak jauh dari lokasi kejadian.
Arus lalu lintas di ruas Jalan Kanci-Lemahabang sempat melambat karena banyak pengendara mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi kecelakaan.
Sejumlah warga juga terlihat berkumpul di bahu jalan sambil menunggu proses evakuasi oleh petugas.
Dalam video berdurasi sekitar delapan detik yang beredar di media sosial, terlihat seorang pengendara yang melintas mendekati lokasi kecelakaan.
Dari kejauhan tampak sepeda motor korban tergeletak di badan jalan, sementara bus yang terlibat kecelakaan berada di sekitar lokasi.
Video tersebut juga memperlihatkan warga mulai berdatangan ke titik kejadian setelah kecelakaan terjadi.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.(*)