Demi Sertifikat Laik Higiene, Koki dan Petugas Dapur Rutan Balikpapan Jalani Skrining Kesehatan
Miftah Aulia Anggraini July 21, 2026 04:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan makanan bagi warga binaan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan yang bertugas sebagai koki dan petugas dapur guna mendukung proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Selasa (21/7/2026).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Damai dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan di Aula Rutan Kelas IIA Balikpapan. 

Seluruh petugas dapur menjalani skrining Tuberkulosis (TB), Human Immunodeficiency Virus (HIV), Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Hepatitis A.

Baca juga: Rutan Balikpapan Hadirkan Self Service, Warga Binaan Kini bisa Cek Hak Integrasi Secara Mandiri

Kegiatan ini menjadi salah satu syarat penting dalam pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, sekaligus memastikan seluruh pengolah makanan berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular yang berpotensi memengaruhi keamanan pangan.

Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, mengatakan keamanan pangan merupakan bagian penting dari pelayanan kepada warga binaan.

"Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan makanan di dapur Rutan Kelas IIA Balikpapan memenuhi standar kesehatan dan higienitas. Ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas sekaligus memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim medis dari Puskesmas Damai bersama petugas Dinas Kesehatan Kota Balikpapan melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari wawancara kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga pengambilan sampel sesuai prosedur skrining penyakit menular.

Baca juga: 8 Warga Binaan Rutan Balikpapan Bebas Lewat Program Pembebasan dan Cuti Bersyarat

Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung tertib dengan mengedepankan profesionalisme serta pelayanan kesehatan yang optimal.

Selain pemeriksaan kesehatan, para petugas dapur juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sanitasi pengolahan makanan, serta higiene personal guna menjaga kualitas makanan yang disajikan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Rutan Balikpapan dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dalam mewujudkan dapur yang aman, sehat, dan memenuhi standar higiene sanitasi.

Melalui upaya tersebut, Rutan Kelas IIA Balikpapan berharap proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dapat berjalan lancar sehingga penyelenggaraan makanan bagi warga binaan semakin terjamin dari sisi keamanan, kebersihan, dan kesehatan.

Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel, sekaligus mendukung terwujudnya program Zero Halinar di lingkungan Rutan Kelas IIA Balikpapan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.