TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang dan kering tahun ini.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah padat penduduk.
Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mulai dari sosialisasi hingga penguatan kesiapsiagaan di tingkat lingkungan.
“Seperti kita ketahui bersama, ini kemaraunya diprediksi oleh BMKG akan panjang dan kemungkinan akan kering. Karena panjang dan kering, kemungkinan untuk terjadinya kebakaran dan sebagainya potensinya lebih besar,” ucapnya, Selasa (21/7/2026).
Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran, Pramono mengatakan Pemprov DKI terus menggencarkan langkah pencegahan, salah satunya dengan memastikan setiap RW memiliki alat pemadam api ringan (APAR).
Menurutnya, gerakan penyediaan APAR di lingkungan permukiman telah berjalan di Jakarta dan akan terus diperkuat sebagai langkah preventif.
“Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta kami juga sudah melakukan sosialisasi, termasuk setiap RW harus ada APAR-nya satu. Dan itu kalau Jakarta kan gerakan ini sudah diadakan. Itu untuk preventifnya,” ujarnya.
Selain upaya pemerintah, Pramono meminta masyarakat ikut berperan aktif mencegah kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun mengabaikan potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
“Kami meminta betul warga juga ikut terlibat menjaga bersama-sama terutama untuk daerah-daerah yang sensitif yang padat penduduk seperti di Tambora, Cakung, dan sebagainya,” tuturnya.
Pramono menegaskan, edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung agar risiko kebakaran dapat ditekan.
“Mari kita jaga bersama-sama. Pemerintah DKI Jakarta akan secara berulang-ulang menyampaikan kepada masyarakat untuk tindakan ini,” kata dia.