34 Pelajar Manokwari Ikuti Pembinaan Paskibra HUT ke-81 Kemerdekaan RI 
Hans Arnold Kapisa July 21, 2026 06:44 PM

TRIBUNPAPUBARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Manokwari resmi membuka pelatihan dan pembinaan Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di puncak Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 34 pelajar terbaik dari SMA dan SMK di Manokwari hasil seleksi ketat mengikuti kegiatan tersebut.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, Selasa (21/7/2026).

Dalam sambutannya, Mugiyono menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan yang lahir dari prestasi, keteladanan, dan kedisiplinan.

Ia meminta seluruh peserta menjalani pembinaan dengan penuh tanggung jawab.

“Mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar seremonial, tetapi amanah negara yang mengandung nilai kebangsaan, persatuan, dan penghormatan terhadap simbol kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Mugiyono menekankan, masa pelatihan harus dimanfaatkan sebagai proses pembentukan karakter agar generasi muda Manokwari memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.

Baca juga: Gidzon Mandacan: Seleksi Paskibra Manokwari 2026 Gunakan Sistem Online Transparan

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, menghormati pelatih, serta menjaga kekompakan karena keberhasilan Paskibraka ditentukan oleh kerja sama seluruh anggota.

“Saya yakin melalui pembinaan ini akan lahir generasi muda Manokwari yang tidak hanya sukses menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berintegritas,” tambahnya.

Kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Manokwari, Polresta Manokwari, para pelatih, pembina, guru, serta orang tua yang mendukung proses seleksi dan pembinaan. 

Ia berharap seluruh rangkaian pelatihan hingga pelaksanaan upacara 17 Agustus 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskibra Manokwari, Gibzon Mandacan, melaporkan bahwa 34 putra-putri terbaik akan mengikuti masa karantina dan pemusatan latihan selama 25 hari.

Menurutnya, peserta akan ditempa secara fisik, mental, dan spiritual, serta dibekali materi Peraturan Baris-berbaris, ketahanan fisik, Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Kepemimpinan, hingga pembinaan mental dan spiritual.

“Seluruh peserta dipersiapkan secara maksimal agar benar-benar siap menjalankan tugas negara sebagai pengibar maupun penurun bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” jelas Gibzon.

Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap Paskibra 2026 tidak hanya sukses dalam tugas upacara, tetapi juga menjadi generasi muda teladan yang berkarakter kuat untuk mendukung pembangunan daerah dan bangsa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.