TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan injil Katolik hari ini Rabu 22 Juli 2026.
Bacaan injil katolik hari ini lengkap renungan harian katolik disiapkan untuk Pesta Santa Maria Magdalena.
Pesta Santa Maria Magdalena dengan warna liturgi putih.
Bacaan hari Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17; Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh. 20:1.11-18 dan BcO Rm. 12:1-21.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 22 Juli 2026, Aku Telah Melihat Tuhan
Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia.
Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia.
Aku ditemui peronda-peronda kota. "Apakah kamu melihat jantung hatiku?"
Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9;
Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau.
Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.
Mzm 63:5 (63-6) Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.
Mzm 63:6 (63-7) Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, ?
Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.
Tetapi orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawaku, akan masuk ke bagian-bagian bumi yang paling bawah.
Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia
Bacaan Injil Katolik: Yoh 20:1-18
P: Inilah Injil Yesus karangan Yohanes
U: Dimuliahkanlah Tuhan
P: Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
Santa Maria Magdalena menjadi teladan seorang murid yang mencari Tuhan dengan seluruh hati. Dalam Injil Yohanes, kita melihat Maria datang ke kubur Yesus ketika hari masih gelap. Ia datang bukan karena memahami semuanya, melainkan karena kasihnya yang besar kepada Yesus.
Kesedihan Maria berubah menjadi sukacita ketika Yesus memanggil namanya: “Maria!” Panggilan itu membuka matanya bahwa Tuhan yang ia cari ternyata hadir di dekatnya. Dari seorang yang menangis karena kehilangan, Maria menjadi pewarta pertama kebangkitan Kristus dengan berkata kepada para murid: “Aku telah melihat Tuhan!”
Bacaan dari Kitab Kidung Agung menggambarkan kerinduan mendalam akan orang yang dikasihi. Kerinduan itu dapat menjadi gambaran kerinduan jiwa manusia kepada Allah. Seperti Maria Magdalena yang tidak berhenti mencari Yesus, umat beriman diajak untuk terus mencari Tuhan dalam doa, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari.
Surat Paulus kepada jemaat di Roma mengingatkan agar hidup kita menjadi “persembahan yang hidup” bagi Allah. Kasih kepada Tuhan harus tampak dalam tindakan: saling mengasihi, melayani, mengampuni, serta mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.
Pesan Pesta Santa Maria Magdalena:
Carilah Tuhan dengan hati yang penuh kasih.
Jangan berhenti berharap ketika mengalami kehilangan atau kesulitan.
Dengarkan panggilan Tuhan yang menyebut nama kita.
Jadilah saksi kebangkitan Kristus melalui perkataan dan perbuatan.
Semoga teladan Santa Maria Magdalena membantu kita semakin dekat dengan Yesus dan berani berkata dalam kehidupan kita: “Aku telah melihat Tuhan.”
Tentang Santa Magdalena
Santa Maria Magdalena, Pelayan Yesus