Breaking News: Baru Sebulan Lebih Menjabat, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur karena Alasan Kesehatan
Samsul Arifin July 22, 2026 09:33 AM

 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah baru menjabat sekitar satu setengah bulan. 

Keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatannya yang mengharuskan menjalani pengobatan di luar negeri.

Kabar pengunduran diri itu disampaikan langsung oleh Nanik melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026). Dalam unggahannya, ia mengaku berat meninggalkan jabatan yang baru diembannya, namun harus memprioritaskan proses pemulihan kesehatan.

Nanik juga mengungkapkan telah menyampaikan langsung keputusannya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kepala negara memahami kondisinya dan menyetujui pengunduran diri tersebut.

Baca juga: Kekayaan dan Isi Garasi Nanik S Deyang yang Mundur dari Kepala BGN, Sampaikan Maaf ke Prabowo

Mundur Demi Fokus Menjalani Pengobatan

Dalam unggahannya, Nanik menjelaskan bahwa alasan utama pengunduran dirinya adalah kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya,” tulis Nanik.

Ia mengatakan pada hari yang sama dirinya akan berangkat ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan.

“Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” katanya.

Presiden Prabowo Setujui Pengunduran Diri

Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menerima keputusan tersebut setelah mengetahui kondisi kesehatannya.

Meski demikian, ia mengaku tetap diminta untuk memberikan perhatian terhadap jalannya program-program Badan Gizi Nasional.

“Karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” pungkasnya.

Baru Dilantik Awal Juni 2026

Nanik Sudaryanti Deyang resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 2 Juni 2026. Ia ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Dadan Hindayana dalam perombakan pimpinan BGN.

Saat itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengumumkan pemberhentian dua Wakil Kepala BGN, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Dengan demikian, masa jabatan Nanik sebagai Kepala BGN berlangsung kurang dari dua bulan.

Berpengalaman di Dunia Jurnalistik

Berdasarkan data resmi Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryanti Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.

Ia menempuh pendidikan Sarjana Biologi di Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, sebelum melanjutkan studi Magister Ilmu Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Sebelum terjun ke birokrasi, Nanik dikenal sebagai jurnalis senior. Ia pernah menjadi wartawan Tabloid Bangkit dan kemudian menduduki posisi pimpinan di Kelompok Media Peluang (KMP).

Pengalaman panjang di dunia media membentuk kompetensinya dalam bidang komunikasi publik, investigasi, dan tata kelola organisasi.

BGN Emban Program Strategis Pemerintah

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab merumuskan dan melaksanakan kebijakan pemenuhan gizi nasional. Salah satu program strategis yang dijalankan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam beberapa waktu terakhir, program MBG menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai tanggapan. Sebelumnya, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana juga terseret dugaan kasus korupsi terkait pelaksanaan program tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.