Soal Tewasnya ASN di Juanda, Pria Berinisial E Belum Ditemukan, Keluarga Korban Beri Bukti Baru
Endra Kurniawan July 22, 2026 11:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Kematian Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Ruly Yunis Setiawati (50) alias RYS masih menjadi teka-teki.

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (22/6/2026) siang.

Dari rekaman CCTV, terlihat ada sosok pria yang keluar dari dalam kursi pengemudi, beberapa hari sebelum korban ditemukan tewas.

Sebulan berlalu, belum ada titik terang dari kematian korban ini.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengatakan, pihak keluarga mendapatkan bukti baru terkait kasus ini.

Bukti tersebut diserahkan ke kepolisian untuk membantu mengungkap kasus ini.

Ia mengatakan, bukti tersebut berupa nomor telepon seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan pria berinisial E, yang disebut pihak keluarga sebagai pelaku di balik tewasnya RYS.

"Sudah kita serahkan, semoga saja itu bisa membantu dalam pencarian pelaku," kata Risang, Selasa (21/7/2026).

Ia menuturkan bahwa penelusuran dilakukan mandiri oleh keluarga.

Pria berinisial E tersebut diduga kerap berpindah-pindah lokasi.

"Namun kami menduga, Erlan ini kemungkinan masih di Pulau Jawa," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Update Kasus Kematian ASN di Bandara Juanda, Pelaku Dilacak Polda Jatim di 5 Lokasi

Pihak keluarga, ujar Risang, masih menunggu kabar dari pihak kepolisian.

Ia juga menyebut aparat tengah melakukan pengejaran terhadap pria berinisial E tersebut.

"Sampai saat ini polisi masih melakukan pengejaran, semoga bisa segera tertangkap," katanya.

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku

Sebelumnya, Polresta Sidoarjo mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan korban.

ASN TEWAS DI DALAM MOBIL - (Kanan) Sosok korban, Ruly Yunis Setiawati (50) Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. (Kiri) Mobil tempat ditemukannya jenazah korban di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Rabu (24/6/2026) siang
ASN TEWAS DI DALAM MOBIL - (Kanan) Sosok korban, Ruly Yunis Setiawati (50) Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. (Kiri) Mobil tempat ditemukannya jenazah korban di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Rabu (24/6/2026) siang (Surya.co.id)

Namun, upaya penangkapan pelaku mengalami kendala karena identitas terduga pelaku muncul di media sosial.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, foto yang beredar di media sosial bisa menghambat proses pencarian pelaku.

Ia menuturkan, pelaku yang mengetahui dirinya sedang diburu maka akan menyembunyikan keberadaannya.

"Hal itu juga menjadi persoalan. Namun, petugas masih terus melakukan pendalaman. Semoga dalam waktu dekat bisa terungkap semua," ujar Kombes Christian, dikutip dari Surya.co.id.

Diketahui, sosok yang diduga kuat membunuh korban bernama Erlan.

Sosok Pria Bermasker

Dari rekaman CCTV, terlihat ada sosok pria berkacamata dan mengenakan masker yang keluar dari mobil korban.

Sosok pria tersebut diduga sudah beberapa hari bersama dengan korban sebelum pejabat di Pemkab Bangkalan tersebut ditemukan tewas.

Risang, kuasa hukum keluarga korban menuturkan, ada video beredar di sejumlah grup WhatsApp soal identitas pria berkacamata tersebut.

Ia menuturkan, ternyata video yang beredar tersebut cocok dengan pria bermasker yang tertangkap kamera CCTV di parkiran Bandara Juanda.

"Dari kacamata pribadi, saya cocok. Ada kesesuaian pada rambut, kacamata, lebar dahi, kaos. Paling mencolok itu pada gagang kacamata ada tanda kuning, apalagi kaos paling cocok," ungkap Risang, dikutip dari Surya.co.id.

Ia menuturkan, ia dan keluarga korban ternyata sudah mengetahui sosok pria berkacamata tersebut.

Baca juga: Mencari Keberadaan Pria yang Sempat Bersama ASN yang Tewas di Juanda, 2 Pekan Masih Belum Ditemukan

"Pada intinya, kami sebenarnya, terutama kuasa hukum serta beberapa anggota keluarga yang penting dan khusus, sudah mengetahui sosok pria itu seperti apa," ujar Risang.

Ia bahkan telah mengetahui identitas hingga rumah tempat tinggal pria berkacamata tersebut.

"Wajah aslinya bagaimana, namanya siapa, alamat rumahnya di mana, dan umurnya berapa, kami sudah tahu semua,"

"Namun, informasi ini memang sengaja tidak dibuka ke semua anggota keluarga demi menjaga kondusifitas," urai Risang secara gamblang.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Surya.co.id, Ahmad Faisol)(Kompas.com, Yulian Isna Sri Astuti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.