'Saya tidak bodoh' - Pelatih baru Portugal tegaskan rencana untuk Cristiano Ronaldo dan pastikan tidak akan lakukan perubahan drastis setelah kekecewaan di Piala Dunia
Rina Kusumawati July 22, 2026 11:52 AM

Pelatih kepala baru tim nasional Portugal, Jorge Jesus, menegaskan bahwa ia tidak akan melakukan perubahan besar-besaran pada skuad setelah tersingkir lebih awal di Piala Dunia. Mantan manajer Al-Nassr itu memastikan bahwa pemilihan pemain berikutnya akan sangat mirip dengan skuad sebelumnya, sekaligus menegaskan bahwa pintu tetap terbuka untuk sang kapten veteran, Cristiano Ronaldo.

Jesus berencana melakukan sedikit perubahan

Manajer baru Portugal, Jorge Jesus, yang menandatangani kontrak empat tahun untuk memimpin tim nasional hingga Piala Dunia 2030, menegaskan bahwa ia tidak akan melakukan perombakan besar dalam komposisi skuad menjelang debutnya di UEFA Nations League. Pelatih berusia 71 tahun itu menilai waktu persiapan yang terbatas membuat percobaan besar menjadi langkah berisiko setelah kegagalan di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pendekatan pragmatis ini menjadi sinyal kuat bahwa Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, masih masuk dalam rencana utamanya.

Pelatih bahas kesinambungan skuad

Mantan pelatih Al-Nassr tersebut menenangkan publik dengan menegaskan bahwa ia hanya akan mengganti beberapa nama dari skuad yang tampil di Amerika Utara. Berbicara kepada Canal 11, Jesus mengatakan: "Orang-orang mungkin berpikir bahwa pelatih baru akan datang dan mengubah banyak pemain. Itu tidak akan terjadi. Saya tidak bodoh. Selain itu, saya tidak punya cukup waktu untuk memasukkan banyak pemain baru yang tidak dipanggil kali ini."

Ia melanjutkan: "Selama empat tahun ke depan, tentu akan ada pemain baru yang bermunculan, [namun] perubahannya tidak akan jauh dari mereka yang sudah dipanggil [ke Piala Dunia 2026]. Dua atau tiga pemain baru, kira-kira begitu, tidak akan jauh dari itu."

Fokus beralih ke performa

Sambil tetap mempertahankan kerangka utama tim termasuk bintang Al-Nassr, Cristiano Ronaldo, Jesus menuntut peningkatan besar dalam performa agar tetap kompetitif di level Eropa.

Membahas standar tim nasional, Jesus menambahkan: "Jika tim nasional tidak bermain lebih baik daripada saat di Piala Dunia, saya juga tidak akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Bersama staf pelatih saya, kami harus bermain lebih baik, kalau tidak, kami hanya akan terus mengejar mimpi yang telah kami miliki selama bertahun-tahun."

"Kami memiliki pemain-pemain hebat, tetapi kami tidak banyak menang. Kami menjuarai Euro 10 tahun lalu, dan kami telah memenangkan dua Nations League, yang memang bukan kompetisi paling penting, tetapi merupakan yang paling sulit karena Anda selalu menghadapi tim-tim terbaik Eropa. Hanya tahun lalu, Portugal, Prancis, Jerman, dan Spanyol mencapai babak final."

Era baru segera dimulai

Ujian pertama bagi sang pelatih akan datang dalam pertandingan pembuka Grup A4 Nations League melawan Wales pada 24 September. Kejelasan mengenai masa depan Ronaldo di tim nasional kini berada di tangan Jesus, setelah keduanya meraih gelar Liga Pro Saudi bersama di Al-Nassr musim lalu. Pertemuan kembali mereka di tim nasional diharapkan menjadi fondasi awal dalam transisi menuju era baru bagi Selecçao.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.