TRIBUNSUMSEL.COM -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryanti Deyang, mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026).
Pengunduran diri tersebut disampaikan langsung melalui akun Facebooknya pada pagi hari ini.
Alasan utama pengunduran diri Nanik adalah masalah kesehatan yang dideritanya, hingga mengharuskan untuk menjalani pengobatan medis hingga ke luar negeri.
Di tengah kabar pamitnya tersebut, Nanik sempat membeberkan sedikit bocoran mengenai sosok calon penerusnya.
Dalam unggahannya itu, Nanik menyebut penggantinya adalah figur terdekat yang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri.
“Insya Allah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang,” tulis Nanik, dalam unggahan dikutip Tribunsumsel.com di laman Facebook pribadinya.
Baca juga: Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Pengobatan Jantung di Luar Negeri
Meski tidak menyebutkan nama secara rinci, pernyataan Nanik yang menyebut kata "adik saya" lantas memicu berbagai spekulasi publik terkait figur yang akan melanjutkan kepemimpinannya.
Adapun spekulasi publik mengacu pada nama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang kini ramai diisukan bakal menjadi sosok yang mengisi posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) selanjutnya.
Di sisi lain, sebelum mengakhiri masa tugasnya, Nanik berpesan agar semua pihak terus mengawal dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Mari kita dukung program MBG. Bismillah, ini akan membawa kebaikan untuk anak-anak Indonesia dan juga perekonomian di daerah,” pungkasnya.
Dirinya mengaku berasal dari keluarga seorang petani.
Sudaryono yang saat ini masih menjabat Wamentan RI mendapat pendidikan di SMA Taruna Nusantara (2000-2003), dan meraih predikat lulusan terbaik.
Sudaryono kemudian melanjutkan pendidikan Teknik Mesin di Akademi Pertahanan Jepang (2004-2009), S-2 Administrasi Bisnis di Swiss German University (2015-2018), dan S-3 Keuangan di IPB (2020-2023).
Sudaryono dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Setelah kembali dari pendidikannya di Jepang yakni tahun 2010, dia dipercaya sebagai asisten pribadi Prabowo hingga lima tahun ke depan.
Pada Pilkada Jawa Tengah 2024 dia sempat santer dikabarkan akan maju sebagai calon gubernur. Namun, pada akhirnya dia batal maju.
Baca juga: Pamit dan Minta Maaf ke Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Baca juga: Ini Alasan Nanik S Deyang Kepala BGN Datangi KPK di Tengah Kasus Korupsi MBG
Adapun saat ini dirinya juga masih menjawab sebagai Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah.
Dia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (2020-2025).
Sudaryono mengawali karier profesionalnya dari tahun 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018.
Selanjutnya, ia juga menjadi CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.
Dia juga aktif di berbagai organisasi seperti Ketua Umum DPP APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia), dan Ketua Dewan Pembina PAPERA (Pedagang Pejuang Indonesia Raya), Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI).
Pada tanggal 18 Juli 2024 Sudaryono dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.
Selain itu, dia juga menjadi Komisaris Utama Pupuk Indonesia sejak 16 Juni 2025 menggantikan Darmin Nasution.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com