Menolak Punah di Sudut Pasar Gede: Nostalgia Rasa Gurih Manis Seporsi Grontol Jagung Khas Solo
Tim TribunStyle July 22, 2026 01:09 PM

Menolak punah di sudut Pasar Gede: Nostalgia masa kecil dengan merasakan kembali rasa gurih manis seporsi Grontol Jagung khas Solo

TRIBUNSTYLE.COM, SOLO - Di tengah gempuran kuliner modern yang kian menjamur, eksistensi jajanan pasar tempo dulu perlahan mulai meredup. Makanan dan minuman yang di masa kecil begitu akrab menemani hari, kini seolah raib ditelan zaman. Kerinduan akan cita rasa otentik masa lalu ini tak jarang membuat banyak orang rela blusukan demi memburu kuliner legendaris yang kian langka.

Salah satu kuliner tradisional yang kini statusnya makin sulit ditemui di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah adalah Grontol Jagung. Namun, bagi kamu yang rindu akan kudapan bersahaja ini, ada satu tempat di Kota Surakarta yang masih setia merawat warisan rasa ini, yaitu di Pasar Gede Solo.

Kesederhanaan yang Mengenyangkan di Atas Pincuk Daun Pisang

Baca juga: Berburu Foto Estetik Sambil Chill: 5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Instagramable di Solo Raya

Grontol Jagung adalah bukti nyata bahwa kuliner yang nikmat tidak harus lahir dari proses yang rumit. Menggunakan bahan-bahan yang dekat dengan alam, kudapan ini menawarkan kombinasi rasa gurih yang adiktif:

  • Bahan Utama: Terbuat dari butiran jagung pilihan yang telah melalui proses perendaman lama dan direbus hingga merekah matang.
  • Penyajian Tradisional: Jagung yang masih hangat dituangkan di atas pincuk (piring darurat yang dibentuk dari daun pisang). Daun pisang ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga memberikan aroma khas yang menggugah selera.
  • Taburan Gurih: Di atas hamparan jagung, penjual akan menaburkan parutan kelapa muda segar dan sejumput garam halus.

Saat suapan pertama mendarat di lidah, rasa gurih alami dari jagung dan parutan kelapa langsung mendominasi. Tekstur jagung yang kenyal berpadu apik dengan rasa asin gurih dari garam, menciptakan sensasi kunyahan yang memuaskan. Menariknya, karena berbahan dasar jagung, grontol tidak hanya sekadar camilan, melainkan juga bisa menjadi makanan pokok alternatif pengganti nasi yang cukup mengenyangkan.

Lokasi Lapak dan Harga yang Bersahabat

Baca juga: Mari menikmati Keunikan Kuliner Legendaris Brambang Asem di Pasar Gede Solo

Menemukan seporsi memori masa kecil ini di Pasar Gede Solo sama sekali tidak sulit, bahkan untuk ukuran pasar yang tergolong luas.

  • Titik Lokasi: Kamu cukup melangkah masuk melalui pintu utama Pasar Gede. Tak jauh dari area pintu masuk, kamu akan menemukan lapak-lapak yang menjajakan aneka jajanan pasar. Biasanya, penjual Grontol Jagung ini juga menjual kuliner tradisional lain seperti Brambang Asem.
  • Harga Merakyat: Untuk bisa bernostalgia dengan kuliner langka ini, kamu tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Satu porsi penuh Grontol Jagung dibanderol dengan harga yang sangat ekonomis, yakni sekitar Rp5.000 saja.

Tips Kulineran:

Karakter rasanya yang dominan gurih dan asin membuat Grontol Jagung sangat cocok disandingkan dengan minuman manis tradisional. Untuk menciptakan duet kuliner Solo yang sempurna di siang hari yang terik, nikmatilah seporsi grontol hangat ini ditemani segelas Es Dawet Telasih atau Es Gempol Pleret yang manis segar! (Travel.kompas.com/ Anggara Wkan Prasetya/ TribunStyle.com/ Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.