Roket asal Madeira itu kembali menjadi bahan ejekan dalam beberapa waktu terakhir.
Tahun-tahun gemilangnya bersama Real Madrid tampaknya tidak berarti apa-apa kali ini. Spanyol tetap mengejek Cristiano Ronaldo, bintang Portugal, ketika mereka merayakan keberhasilan meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Spanyol kini menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
Tim La Roja dinobatkan sebagai juara dunia pada hari Minggu setelah menyingkirkan Argentina di partai final yang berlangsung hingga perpanjangan waktu. Ferran Torres memastikan kemenangan lewat satu-satunya gol yang tercipta pada menit ke-120.
Ini merupakan gelar dunia kedua sepanjang sejarah Spanyol, setelah kemenangan pertama mereka pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Skuad asuhan Luis de la Fuente tiba di Madrid pada hari Senin dan melakukan parade dengan bus atap terbuka menyusuri jalan-jalan kota untuk merayakan kemenangan tersebut bersama para pendukung sebelum upacara besar dimulai.
Ejekan terhadap Ronaldo
Pada upacara utama, para pemain diperkenalkan satu per satu dengan cara yang unik, dan saat itulah muncul momen sindiran terhadap sang Roket dari Madeira, terutama setelah Portugal tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026.
Ejekan tersebut muncul ketika giliran perkenalan Yeremy Pino, pemain sayap kanan yang dijuluki “Cristiano Ronaldo” di lingkungan tempat ia dibesarkan. Kini perbedaan antara keduanya sangat jelas. Sang Don belum pernah meraih gelar juara dunia sepanjang kariernya yang mendekati akhir, sementara pemain berusia 23 tahun itu sudah menyandang status tersebut.
Pembawa acara dalam perayaan itu berkata dengan jelas saat memperkenalkan pemain muda tersebut: “Dulu dia dijuluki Cristiano Ronaldo, tapi sekarang dia benar-benar sudah memenangkan Piala Dunia. Ia adalah gelandang tim nasional kita, juara Liga Konferensi, si kanari emas, juara dunia kita sendiri, nomor 11 Yeremy Pino.”
Seperti apa kontribusi Yeremy Pino di Piala Dunia 2026?
Pemain sayap Crystal Palace asal Inggris itu hanya bermain selama 69 menit sepanjang turnamen di Amerika Utara. Ia tampil selama 45 menit melawan Arab Saudi dan 24 menit melawan Uruguay, masing-masing di laga kedua dan ketiga fase grup.
Untuk sisa turnamen, termasuk hingga partai final, Pino hanya duduk di bangku cadangan dan tidak mencetak maupun menciptakan satu pun gol.
Bagaimana dengan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026?
Bintang asal Madeira itu kurang beruntung dalam turnamen yang mungkin menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Ia hanya mencetak tiga gol: dua ke gawang Uzbekistan dan satu ke gawang Kroasia, masing-masing di babak kedua fase grup dan babak 32 besar.
Rekan-rekan setimnya harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 1-0 dari Spanyol.