Listrik Andal Dukung Pertumbuhan Bisnis Jadi Sorotan PLN Multi Stakeholder Forum 2026
dipaanggara July 22, 2026 01:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SLIPI - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui PLN Region Jakarta Barat menggelar kegiatan Multi Stakeholder Forum 2026 bertema “Listrik Andal Dukung Pertumbuhan Bisnis” di Ballroom Menara Peninsula Hotel, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (21/7/2026).

Forum ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, yaitu Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah dan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, Kepala Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Koperasi (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Barat, Andronico Parulian, serta dari pelaku Industri, yaitu Koordinator Dewan Pakar Inaplast, Helmilus Moesa dan para mitra strategis PLN.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, bahwa wilayah Jakarta Barat memiliki potensi ekonomi yang besar karena menjadi salah satu kontributor utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta.

Maka dari itu, potensi tersebut Iin nilai perlu didukung oleh infrastruktur dasar, terutama pasokan listrik yang andal.

"Tentunya, pasokan listrik yang andal menjadi infrastruktur yang sangat strategis bagi investasi maupun aktivitas bisnis," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemprov DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Administratif Jakarta Barat juga terus menyiapkan berbagai daya tarik investasi melalui pengembangan kawasan ekonomi berbasis potensi lokal.

Salah satunya adalah rencana pengembangan Pecinan Glodok Night Market serta penataan kawasan home industry konveksi Tambora.

"Ke depan kita juga ingin mengembangkan program berbasis karakter kawasan, yaitu penataan kawasan home industry konveksi di Tambora serta aktivasi kawasan Pecinan Glodok Night Market. Seluruh program tersebut mempunyai kaitan dengan ketersediaan energi dan keterlibatan dunia usaha,” ujar Iin.

Iin menambahkan, penataan kawasan industry rumahan membutuhkan instalasi listrik yang aman, perlindungan terhadap bahaya kebakaran, lingkungan kerja yang sehat, lebalitas usaha, pengelolaan limbah serta perlindungan tenaga kerja. 

Demikian juga, dengan aktivasi kawasan Pecinan Glodok Night Market di Kelirahan Glodok, Kecamatan Taman Sari. 

“Kawasan ekonomi malam membutuhkan penerangan yang baik, keamanan, pasokan listrik yang tertata dan dukungan energy yang mampu menunjang kegiatan UMKM, kuliner, seni budaya seta pelayanan kepada pengunjung,” sebut Iin.

Sementara, dari sisi penyedia energi, Manager PLN UP3 Kebon Jeruk Elpis J. Sinambela mengatakan PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan sekaligus ekosistem pendukung agar ekspansi bisnis di Jakarta Barat dapat berjalan tanpa hambatan.

"Kami sudah menyadari bahwa PLN itu listrik sebagai pendukung utama setiap kegiatan bisnis dan dalam hal ini kami sudah harus bersiap berbenah. Ini menjadi ajang kami untuk meminta aspirasi, berdiskusi dengan seluruh stakeholder kita," ucapnya.

Ia memastikan PLN siap meningkatkan keandalan jaringan sekaligus menghadirkan layanan terintegrasi melalui berbagai anak usaha.

"Kami punya PLN Group yang cukup besar dan kami bisa mendukung setiap kegiatan-kegiatan untuk peningkatan bisnis. Kami bisa menyediakan bukan hanya listrik tetapi seluruh ekosistem yang ada di dalamnya juga sudah siap," ujar Elpis.

Adapun dukungan tersebut mencakup layanan dari PLN Icon Plus hingga PLN Electricity Services (PLN ES) yang dapat menunjang kebutuhan operasional kawasan industri maupun pelaku usaha.

Selain memperkuat pasokan listrik, PLN juga terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam penataan utilitas agar pembangunan infrastruktur perkotaan tidak mengganggu sistem kelistrikan.

"Dukungan yang diberikan kepada kita salah satunya adalah bagaimana kita bisa menempatkan utilitas kita supaya juga tidak mengganggu dalam program pembangunan ini (utilitas listrik) sehingga suatu saat nanti kalau ada pengembangan sudah bisa mendukung dengan cepat," jelasnya.

Dari perspektif dunia usaha, Koordinator Dewan Pakar Inaplast Helmilus Moesa menilai keandalan pasokan listrik merupakan salah satu pertimbangan utama investor sebelum menanamkan modal di suatu daerah.

Ia menegaskan bahwa industri membutuhkan pasokan listrik yang stabil karena gangguan listrik dapat menimbulkan kerugian besar bagi proses produksi.

"Suplai listrik PLN itu harus reliable. Jangan mati hidup-mati hidup, harus reliable. Karena kalau mati hidup-mati hidup itu akan merugikan industri. Industri sekali mati itu ruginya besar," ujarnya.

Helmilus mengakui kualitas layanan PLN saat ini terus mengalami peningkatan dibandingkan beberapa dekade lalu.

"Saya kira PLN terus memperbaiki pelayanannya. Dulu kira-kira 30 tahun yang lalu mungkin pabrik sering mati hidup-mati hidup. Tetapi dengan adanya sekarang tegangan tinggi 150 kV kelihatannya supply-nya stabil. PLN sendiri kan sudah berusaha dan jaringannya terkoneksi Jawa-Bali. Nah itu menyebabkan reliability supply PLN jadi tinggi," tuturnya.

Selain infrastruktur kelistrikan, Helmilus juga menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berupaya menciptakan iklim investasi yang lebih menarik melalui kemudahan komunikasi dan perbaikan birokrasi.

"Nah makanya harus ada sesuatu yang gula-gula investasi. Salah satunya adalah listrik energinya murah dan stabil. Di samping itu tentu keamanan penting," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum komunikasi seperti ini menjadi sarana penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.

"Yang penting adalah ada niat baik dari pemerintah untuk terus memperbaiki dengan cara forum-forum seperti ini. Kita bisa take and give info yang dibutuhkan oleh pengusaha apa dan apa yang harus kita lakukan dari pemerintah," pungkas Helmilus. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.