Lamine Yamal Menyanyikan Lagu Bad Bunny di Parade Kemenangan Piala Dunia Spanyol yang Meriah setelah Final Melelahkan Melawan Argentina, Sementara Ferran Torres Kenakan Topi Terinspirasi Donald Trump
Agus Firmansyah July 22, 2026 01:30 PM

Spanyol merayakan kemenangan mereka di Piala Dunia dengan parade bus atap terbuka yang meriah di Madrid, di mana Lamine Yamal menghibur para pendukung dengan menyanyikan lagu-lagu Bad Bunny bersama rekan setimnya. Ferran Torres juga menarik perhatian dengan mengenakan topi yang terinspirasi Donald Trump sebelum suasana berubah menjadi haru saat upacara tim di Lapangan Cibeles.

Spanyol merayakan kemenangan mereka dengan penuh gaya di Madrid.

Skuad juara Piala Dunia Spanyol kembali ke Madrid untuk parade bus atap terbuka setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final. Yamal menjadi pusat perhatian dalam perayaan tersebut, mengambil mikrofon untuk menyanyikan lagu-lagu Bad Bunny sementara para penggemar memenuhi jalanan untuk menyambut tim pulang.

Pemain muda Barcelona itu kerap terlihat merayakan bersama penyerang sayap Athletic Club, Nico Williams, dengan keduanya menari sepanjang parade. Beberapa pemain larut dalam suasana pesta, sementara yang lain membungkus diri dengan bendera Spanyol saat rombongan melintasi ibu kota.

Torres leluconkan Trump.

Sementara musik dan tarian mencuri perhatian, pahlawan kemenangan pertandingan, Ferran Torres, tampil dengan pernyataan fesyen yang paling banyak dibicarakan hari itu. Penyerang tersebut terlihat mengenakan topi merah mencolok yang sangat mirip dengan merchandise politik milik Trump. Topi itu bertuliskan slogan "Make Spain Great Again," sindiran cerdas terhadap Presiden AS yang sehari sebelumnya telah menyerahkan medali kepada para pemain.

Rodri dan De la Fuente ucapkan terima kasih kepada para pendukung.

Perayaan menjadi lebih khidmat ketika skuad tiba di Lapangan Cibeles, di mana para pemain dan staf pelatih menyampaikan pidato kepada massa. Kapten Rodri memuji rasa kebersamaan yang membawa Spanyol menuju kejayaan Piala Dunia dan memberikan penghormatan kepada pencetak gol kemenangan, Torres.

Rodri mengatakan kepada para pendukung: "Kami telah memenangkan Piala Dunia. Dan berapa banyak yang kami miliki sekarang? Dua. Orang-orang di sini luar biasa, dan saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Saya ingin mengingat seseorang yang sangat penting bagi saya, seorang pemain yang telah dikritik secara tidak adil dan yang hari ini menjadi bagian dari sejarah sepak bola Spanyol: Ferran."

Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka selama turnamen. Ia berkata: "Terima kasih Spanyol atas dukungan kalian, atas kehadiran kalian di sini. Kami beruntung memiliki 26 orang luar biasa yang juga merupakan pesepak bola hebat, yang terbaik di dunia.

Bagi saya, merupakan kehormatan untuk melatih mereka dan berbagi momen ini bersama staf pelatih. Bersama-sama kita lebih kuat, jangan lupakan itu. Hidup Spanyol!"

Spanyol bertekad melanjutkan kesuksesan mereka.

Setelah perayaan berakhir, fokus Spanyol akan segera beralih ke pertandingan internasional berikutnya. Setelah mengangkat trofi Piala Dunia dengan salah satu skuad termuda di turnamen, tim asuhan De la Fuente akan berusaha membangun kesuksesan mereka dengan inti pemain muda berbakat seperti Yamal, Nico Williams, dan Torres.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.