Identitas Korban Kecelakaan Maut di Jalan Trans Sulawesi Minahasa, Seorang Karyawan di Manado
Dewangga Ardhiananta July 22, 2026 04:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Identitas korban kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Tepatnya kejadian tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Senduk, Kecamatan Tombariri, Minahasa, Sulut, pada Selasa (21/7/2026) siang sekira pukul 11.45 WITA.

Seorang pengendara sepeda motor meninggal di lokasi kejadian akibat insiden ini.

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah mobil Daihatsu Sigra.

Dua kendaraan itu bertabrakan dari arah berlawanan.

Korban tewas bernama Abraham Pieter Israel Suhani (31). 

Ia merupakan karyawan swasta asal Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut.

Abraham mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DB 5717 RZ.

Sementara mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi DB 1393 EM dikemudikan Hendro Tuju, seorang guru asal Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Tomohon IPTU Irwin Pangajouw membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (22/7/2026), Irwin mengatakan lokasi kecelakaan berada di wilayah hukum Polres Tomohon.

"Iya benar, itu masuk wilayah hukum Polres Tomohon," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario melaju dari arah Senduk menuju Amurang.

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas mobil Daihatsu Sigra yang bergerak dari Amurang menuju Manado.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan depan dengan depan tidak dapat dihindari.

Benturan keras mengakibatkan Abraham Pieter Israel Suhani mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara itu, tidak ada korban lain yang mengalami luka ringan maupun luka berat.

Kedua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunManado.co.id)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.