TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bogor resmi memiliki nakhoda baru.
Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Rabu (22/7/2027), Daulat Harahap terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor ini menggantikan Daen Nuhdian yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
Baca juga: Resmi Gantikan Nanik S. Deyang, Prabowo Tunjuk Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Daulat dipercaya penuh oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat) dan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) untuk mengembalikan kejayaan Partai Hanura di wilayah Kabupaten Bogor menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Fokus Pembentukan Struktur dan Target 6 Kursi
Muscab kali ini tidak hanya menetapkan ketua baru, tetapi juga merumuskan konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat jejaring partai hingga tingkat bawah.
Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Dian Rahadian, mengatakan bahwa konsolidasi akar rumput menjadi syarat mutlak kebangkitan partai.
"Hari ini Hanura akan fokus dulu pada pembentukan struktur partai. Karena apalah artinya sebuah organisasi, sebuah partai apabila tidak punya jejaring sampai tingkat bawah. Di sinilah nanti peran beliau (Daulat Harahap-Red). Beliau akan segera membentuk kepengurusan dari mulai tingkat PAC, Ranting, Anak Ranting, mungkin hingga RT/RW," ujar Dian di Cibinong, Rabu (22/7/2026).
Ia menuturkan, DPD dan DPP Partai Hanura telah melalui proses peninjauan mendalam sebelum menyerahkan kepemimpinan DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor kepada Daulat.
"Saya pikir kajian kami terhadap Ketua Daulat itu sudah sangat panjang, sudah sangat ilmiah, dan sudah sangat komprehensif. DPP dan DPD sangat mempercayakan dan menaruh harapan besar kepada sosok Daulat Harahap untuk kembali membawa Hanura pada masa kejayaan seperti beberapa Pemilu yang lalu," tambahnya.
Melalui kepengurusan baru ini, DPD Partai Hanura Jawa Barat mematok target tinggi kepada DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor di Pemilu 2029 yakni meraih 6 kursi di DPRD Kabupaten Bogor.
"Dulu di Kabupaten Bogor kita pernah punya 3 kursi. Kesepakatan daripada peserta Muscab, insya Allah kita akan 6 kursi, satu dapil satu kursi," tegas Perwakilan DPD/DPP Partai Hanura.
Konsolidasi Ranting dan Persiapan Verfak
Menanggapi amanah tersebut, Daulat Harahap menegaskan kesiapannya untuk segera turun ke bawah dan merampungkan struktur organisasi yang sejauh ini baru merambah sebagian wilayah.
"Untuk mendongkrak suara di Kabupaten Bogor ini, saya akan membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan sampai ke tingkat ranting. Jadi ini memang harus kudu bekerja ekstra, ya. Karena memang Hanura Kabupaten Bogor hanya ada beberapa kepengurusan di tingkat kecamatan," kata Daulat.
"Untuk PAC dan Ranting, alhamdulillah hari ini kita sudah terbentuk di 26 kecamatan. Itu modal dasar. Nah, untuk beberapa kecamatan lagi, dalam 2 bulan ini kami akan selesaikan," sambungnya.
Mengenai kesiapan menghadapi verifikasi faktual (verfak) internal dan KPU menuju 2027, Daulat optimis jajarannya bisa memenuhi standar kelayakan.
"Insya Allah 80 persen itu kami akan siap," singkat Daulat.
Sementara saat ditanya mengenai alasannya mantap bergabung dan memimpin Partai Hanura, Daulat menekankan faktor nurani.
"Alasan saya ke Partai Hanura yaitu tergantung hati nurani saya, ya kan. Enggak ada paksaan, enggak ada tekanan apapun, ya kan. Itu tergantung hati nurani. Saya yakin dan percaya bahwa Partai Hanura di Kabupaten Bogor ini akan lebih besar dari sebelumnya," tuturnya.
Selain penguatan internal, Hanura Kabupaten Bogor juga menyiapkan kiat khusus untuk merangkul pemilih muda dan milenial dengan cara menempatkan mereka sebagai subjek pengambil keputusan, bukan sekadar objek suara.
"Terkait dengan kaum milenial, kami akan intinya akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang untuk positifnya bagi kaum muda. Kami juga akan berdialog dengan mereka untuk menjaring aspirasi kaum muda," tandas Daulat.