Pemkab Ponorogo Siapkan Lelang Aset Lawas Motor Tua Honda Win, Targetkan Raup Rp200 Juta
Alga W July 22, 2026 05:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Puluhan aset daerah yang sudah tidak digunakan siap dilelang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

32 kendaraan dinas, terdiri dari 29 unit roda dua dan tiga unit roda empat, serta sejumlah inventaris kantor, akan dilepas melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun. 

Baca juga: Kades Heru Tertipu Aplikasi Trial Rugi Rp13 Juta, Percaya 3 Pelaku Orang Dekat Bupati Madiun

Dari proses lelang tersebut, Pemkab Ponorogo menargetkan pemasukan ke kas daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari Rp200 juta.

Sebelum melakukan lelang, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang yang menyimpan aset tersebut.

Gudang yang berada di belakang kantor Satpol PP, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terlihat banyak aset milik Pemkab Ponorogo yang tersimpan.

Barang yang akan memasuki proses lelang seperti puluhan sepeda motor, AC, kursi, hingga tumpukan buku, diperiksa untuk memastikan seluruh aset terdata dengan baik dan berada dalam kondisi sesuai ketentuan.

"Sebentar lagi akan kami lelang. Kami sidak ini memastikan bagaimana kondisi barangnya," ungkap Bunda Lisdyarita, sapaan akrabnya, Rabu (22/7/2026).

Kepala Bidang Aset Badan Pendapatan, Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, Zaenal Arifin mengaku, untuk persiapan lelang di tahun 2026 ini, pihaknya sudah meng-appraisal untuk penentuan nilai limit. 

"Yang itu nanti menjadi dasar bagi para peserta lelang untuk membidik sasaran objek lelang yang ada. Dan bilamana nanti sudah, nilai limitnya sudah, itu nanti di-SK-kan Bupati menjadi dasar nilai limit," katanya.

Dia mengatakan, sesuai data, bahwa ada 29 roda 2 (sepeda moto) dan 3 unit roda 4, serta beberapa barang lain seperti komputer dan lain-lainnya.

"Kalau untuk nilai limit bermacam-macam ya, mbak. Itu nanti ya kalau enggak lihat data," terang Arifin.

Arifin menyatakan, dari total yang dilelang itu kemungkinan pemasukan minimal masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), kisaran Rp 200 jutaa

"Kalau untuk dari nilai limit dan lain-lain dan dari istilahnya PAD, mungkin sekitaran di atas 200 juta," papar Arifin saat ditemui di ruangannya.

Dia menjelaskan bahwa yang dilelang nanti ada kendaraan roda 2, roda 4, terus sama inventaris lainnya seperti kipas angin, dan komputer-komputer yang tidak terpakai.

Arifin menyatakan, untuk proses lelang, saat ini berjalan.

Ketika sudah beres administrasi, nanti untuk selanjutnya, Pemkab Ponorogo menyerahkan ke KPKNL Madiun. 

"Nanti untuk jadwal lelang, penentuannya dari sana, kita enggak tahu kapan turunnya."

"Tapi secepatnya, mungkin sebelum bulan 10 ya, insyaallah sudah. Semoga saja lancar sesuai rencana sudah dilaksanakan," harapnya.

Arifin mengatakan bahwa untuk sepeda motor rata-rata yang dilelang adalah motor jenis lama-lama.

"Rata-rata Honda Win, seperti itu, terus mungkin ada Yamaha YT, lama semuanya,," urainya.

"Usianya motor keluaran tahun '90 sampai2000 an. Rata-rata 2010 lah paling muda," pungkas Arifin. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.