Kecelakaan Tunggal di Topoyo Petani Usia 55 Tahun Terperosok ke Parit Beserta Motor Kebunnya
Ilham Mulyawan July 22, 2026 07:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Seorang pria Bernama Hafid (55) petani yang berdomisili di Dusun Sipatuo, Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat terjatuh ke dalam parit di kawasan perkebunan, Rabu (22/7/2026).

Begitu menerima informasi sekitar pukul 11.45 WITA, personel Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan monitoring, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan kronologi peristiwa yang mengakibatkan seorang petani terjatuh ke dalam parit di kawasan perkebunan.

Baca juga: Tolak TPA Malabo Warga di Mamasa kembali Blokir Jalan Desak Pemkab Buka Ruang Dialog

Baca juga: SAH! Eks Asisten Pribadi Prabowo Resmi Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik Deyang

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WITA ketika Sekretaris Desa Salupangkang IV, Sudirman, menerima informasi dari Kosim yang sebelumnya mendapat laporan dari seorang petani kelapa sawit mengenai adanya warga yang mengalami kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.

Mendapat kabar itu, Sekretaris Desa bersama sejumlah warga segera menuju lokasi. 

Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup meski mengalami luka akibat terjatuh ke dalam parit. 

Tanpa menunggu lama, warga bersama aparat desa melakukan evakuasi menggunakan kendaraan milik warga dan membawa korban ke Puskesmas Salupangkang agar segera memperoleh penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sepeda motor yang digunakan korban telah dimodifikasi sebagai kendaraan pengangkut buah kelapa sawit. 

Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang akan didalami dalam penyelidikan. 

Selain itu, berdasarkan keterangan Sekretaris Desa, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

Polisi Masih Dalami Penyebab

Sementara itu, personel Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah terus melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan data di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Polres Mamuju Tengah mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pengguna kendaraan untuk aktivitas perkebunan, agar selalu mengutamakan aspek keselamatan. 

Penggunaan kendaraan yang layak jalan, tidak melebihi kapasitas muatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan perkebunan maupun jalan desa yang memiliki medan berisiko menjadi hal penting guna mencegah kecelakaan serupa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.